GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembunuhan Pasutri di Room Karaoke di Rumahnya Tulungagung, Ini Hasil Autopsi

Polres Tulungagung telah melakukan autopsi terhadap jenazah Suharno (57) dan Ning Rahayu (49), warga Desa/ Kecamatan Ngantru
Senin, 3 Juli 2023 - 12:14 WIB
Hasil Autopsi Jenazah Pasutri Korban Pembunuhan Tulungagung
Sumber :
  • tim tvone - aris sutikno

Tulungagung, tvOnenews.com - Polres Tulungagung telah melakukan autopsi terhadap jenazah Suharno (57) dan Ning Rahayu (49), warga Desa/ Kecamatan Ngantru. Pasutri ini ditemukan tewas di room karaoke pribadi di rumahnya, Kamis (29/06).  

Hasil autopsi cukup mengerikan, yakni korban Suharno tewas setelah mendapat pukulan benda tumpul berulang kali di bagian wajah dan kepala. Sedangkan korban Ning Rahayu tewas karena jeratan yang kuat dengan menggunakan kabel mikrophone di bagian leher yang menyebabkan kehabisan oksigen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu di beberapa bagian tubuh pasutri tersebut, juga ditemukan luka akibat hantaman benda tumpul.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M. Anshori saat dikonfirmasi media menjelaskan proses autopsi telah rampung, dan hingga saat ini petugas kepolisian Tulungagung masih mendalami kasus pembunuhan pasutri pemilik kolam renang. 

"Berdasarkan hasil autopsi penyebab kematian kedua korban berbeda, yang laki-laki karena pukulan benda tumpul di wajah dan kepala korban perempuan karena lilitan kabel mikrophone di leher," ujarnya.

Saat ditemukan, kondisi kaki, tangan dan leher korban Suharno dalam kondisi terikat. Selain itu bagian mulut korban dililit dengan lakban yang diberi potongan sandal jepit. Namun dari autopsi terlihat bahwa potongan sandal yang masuk ke mulut korban tidak menekan leher. Sedangkan leher, kaki dan tangan diikat oleh pelaku setelah korban meninggal dunia.

"Yang mematikan adalah pukulan benda tumpul yang menyebabkan pendarahan pada otak," jelasnya.

Hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Mereka mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku. 

Sebanyak 6 saksi sudah dimintai keterangan terkait kasus ini. Bahkan santer terdengar informasi bahwa pelaku sudah diamankan. Saat disinggung hal tersebut, Anshori hanya meminta bersabar dan menunggu informasi lebih lanjut. 

"Nanti kalau sudah selesai proses penyelidikan akan kami sampaikan," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diberitakan sebelumnya jenazah pasutri ditemukan di room karaoke pribadi. Dari hasil olah TKP polisi mengamankan 20 kantong barang bukti.

Tim Labfor Polda Jawa Timur juga mendatangi lokasi kejadian untuk mengambil sampel darah di karpet room karaoke. Sampel tersebut akan dibawa untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium, untuk membantu proses penyelidikan. (asn/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT