News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala BPBD Nyatakan Tak Ada Kerusakanan di Nganjuk Akibat Gempa Jogja

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 terjadi sekitar 86 kilometer barat daya Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (30/6) pukul 19.57 WIB.
Sabtu, 1 Juli 2023 - 09:12 WIB
Situasi di Nganjuk Jumat malam
Sumber :
  • umar sanusi

Nganjuk, tvOnenews.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 terjadi sekitar 86 kilometer barat daya Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (30/6) pukul 19.57 WIB.

Gempa yang terjadi di kedalaman 25 kilometer dan tidak berpotensi tsunami tersebut, juga terasa hingga wilayah  Nganjuk, sehingga sejumlah warga yang merasakan getaran sempat berhamburan keluar rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waktu kejadian tadi malam saya memang pas tidak di dalam rumah, karena perjalanan dari Kediri. Saya tanya teman-teman memang merasakan tapi hanya sebentar," jelas Abdul Wakid Kepala BPBD Nganjuk Sabtu (1/7) pagi.
 
Malam itu juga, lanjut Abdul Wakid, BPBD langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta mengumpulkan laporan dari seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. Hasilnya, hingga Sabtu pagi belum ada laporan adanya kerusakan baik rumah warga maupun fasilitas umum.

“Kita kumpulkan laporan dari mana-mana, dari camat, kepala desa  termasuk dari Babinsa. Alhamdulillah tidak ada yang melaporkan terjadi kerusakan,” kata Abdul Wakid.
 
Untuk agenda Sabtu pagi ini, lanjut Abdul Wakid, BPBD juga masih memantau kemungkinan ada dampak yang lain dari terjadinya gempa yang tersa hingga Nganjuk tersebut. Namun belum akan turun langsung ke desa-desa karena hari ini masih masuk hari libur dan masih konsentrasi upacara HUT Bhayangkara ke-77.

"Pagi ini kita upacara dan nanti ada resepsi HUT Bhayangkara," imbuh Abdul Wakid, sambil mengatakan juga akan terus mengikuti perkembangan dampak yang terjadi di DIY.

Untuk mengirimkan bantuan tenaga dan relawan bencana ke DIY, terang Abdul Wakid, BPBD Nganjuk selalu siap. Tetapi masih harus melalui prosedur.

"Kita menunggu perintah dari BPBD Jawa Timur. Jalurnya seperti itu. Selain itu BPBD Jawa Timur yang mengetahui apa saja yang diperlukan di lapangan," pungkas Abdul Wakid. (usi/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT