GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rencana Pembangunan Bendungan Karangnongko, Pemkab Sepakat dengan Warga yang Tolak Diukur, Tunggu Rekomendasi KLHK

Pemkab Bojonegoro dan warga Desa Ngelo, Margomulyo, Bojonegoro, menyepakati akan mengukur tanah milik warga terdampak pembangunan Bendungan Karangnongko
Selasa, 27 Juni 2023 - 11:27 WIB
Bendungan Karangnongko, tunggu rekomendasi KLHK
Sumber :
  • tim tvone - dewi

Bojonegoro, tvOneNews.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan warga Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, akhirnya menyepakati akan melakukan pengukuran tanah milik warga terdampak pembangunan Bendungan Karangnongko, setelah mendapatkan surat rekomendasi relokasi warga dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK).

Hal tersebut disampaikan di depan ratusan warga 3 dusun yang hadir dalam acara ngopi bareng dengan Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro, Senin, (26/6), di Desa Ngelo, yang dihadiri Camat Margomulyo, Kades Desa Ngelo dan Aparat Polres Bojonegoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan suasana guyup yang diawali penyampaian polemik yang terjadi selama ini oleh Kuasa Hukum Warga Ngelo, Agus Rismanto Susanto, di hadapan warga dan Kepala PU SDA Hery Widodo, Gus Ris mengatakan bahwa permintaan masyarakat sangat sederhana yakni ingin tuntutan mereka dipenuhi pemkab, yakni relokasi di tempat lahan perhutani yang dekat Desa Ngelo karena mata pencaharian mereka tidak jauh dari tempat tinggal mereka nantinya.

"Adanya pembangunan Bendungan Karangnongko, masyarakat tidak ingin muluk-muluk menjadi kaya raya seperti konglomerat, keinginan mereka sangat sederhana, minimal mereka bisa hari ini mempertahankan kesejahteraan mereka hidup adem ayem, ya?) (diikuti tepukan tangan semua warga yang hadir). Dan saya setuju dengan statement Bupati tidak inginkan masyarakat bedol desa, saya juga sama, terus pertanyaanya kita mau ditempatkan dimana? gitu, itu pertanyaannya Pak Hery?," ungkap Gus Ris.

Inilah alasan masyarakat tidak ingin diukur tanahnya hingga hari ini, karena minta kepastian dari pemerintah kabupaten perihal relokasi.

"Pak Kepala BPN juga menjelaskan bahwa kita prosedural tahapan ini itu, kita juga pingin prosedural, tapi pak Erick Kepala PU SDA sebelumnya bahwa tidak ada relokasi, harus ganti untung, akhirnya kita kehilangan kepercayaan dan masyarakat jadi resah, karena itu dengan ada Pak Hery disini hari ini bisa menjawab keresahan masyarakat," dijelaskan dengan tegas oleh Gus Ris.

"Kita jaga kondusif warga, saya selaku kuasa hukum warga saya tekankan selama ada celah hukum ada, kita pakai jalur hukum. Silahkan yang mau diukur namun tetap hormati hak warga yang masih belum mau diukur karena minta kepastian hukum dari kementerian KLHK memberikan rekomendasi untuk tempat relokasi mereka," pungkasnya mengakhiri penjelasannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT