News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditemukan 877 Pemilih Anomali di Tuban, 55 Orang Diantaranya Fiktif Masuk dalam 1 KK

Sebanyak 55 nama pemilih diduga fiktif, masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu serentak tahun 2024 yang ditetapkan beberapa hari lalu, berhasil diungkap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 25 Juni 2023 - 09:40 WIB
Ditemukan 877 Pemilih Anomali di Tuban, 55 orang Diantaranya Fiktif Masuk dalam 1 KK
Sumber :
  • tvOne - hartono ronggolawe

Tuban, tvOnenews.com - Sebanyak 55 nama pemilih diduga fiktif, masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu serentak tahun 2024 yang ditetapkan beberapa hari lalu, berhasil diungkap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Puluhan nama pemilik diduga fiktif ini, rawan disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab.
Nama-nama tak berwujud ini ditemukan jajaran Bawaslu Tuban di tempat pemungutan suara (TPS) empat Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironisnya, daftar pemilih ini tercatat secara administrasi, namun keberadaannya tidak pernah ditemukan petugas. Bahkan, seluruh nama memiliki nomor induk keluarga yang sama atau masuk dalam satu kartu keluarga (KK).

Dijelaskan M. Arifin, Komisioner Bawaslu Kabupaten Tuban, temuan ini bermula dari banyaknya data pemilih yang anomali atau tidak lengkap, sebanyak 877 orang. Setelah dilakukan penelusuran lebih detail, ditemukan daftar pemilih mencurigakan, karena satu KK berisi 55 orang.

“Setelah kita telusuri, terdapat 877 pemilih anomali atau datanya tidak lengkap, diantaranya ada satu KK berisi 55 pemilih,” Ungkap M Arifin kepada wartawan.

Dari jumlah nama yang fiktif tersebut, lanjut M. Arifin, setelah dilakukan penelusuran di lapangan, hanya tiga pemilih yang ditemukan. Bahkan, ketiganya diketahui telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Sementara 52 pemilih lainnya tidak pernah ditemukan.

“Saat kita sandingkan dengan data Pilkada tahun 2013, hanya dapat ditemukan 3 orang. Itupun menurut keluarga yang bersangkutan telah meninggal,” tandasnya.

Menurut M. Arifin, daftar pemilih diduga fiktif ini rawan disalahgunakan sehingga Bawaslu merekomendasikan nama-nama ini diberi tanda khusus. Tujuannya agar menjadi perhatian bersama dan memudahkan jajaran KPU maupun Bawaslu melakukan pengawasan di lapangan.

“Sampai saat ini (55 pemilih diduga fiktif) masuk DPT. Harapan kami KPU memberikan tanda kepada pemilih itu agar mudah dilakukan pengawasan. Kekhawatiran kita, ada penyalahgunaan surat suara,” imbuh M Arifin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tuban menetapkan daftar pemilih tetap pemilu serentak 2024 dalam rapat pleno sebanyak 945.539 pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari laki-laki sebanyak 468.016 pemilih dan perempuan sebanyak 477.523 pemilih. (htn/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT