News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Biaya untuk Berobat, Bola Mata Dimas, Balita di Ponorogo Alami Pembengkakan hingga Nyaris Lepas

Kisah pilu Muhammad Dimas Al Fahri, balita anak pasangan almarhum Taji dan Sri Wahyuni, warga Ponorogo alami pembengkakan bola mata kiri hingga nyaris lepas.
Jumat, 16 Juni 2023 - 11:53 WIB
Dimas Al Fahri alami pembengkakan pada mata
Sumber :
  • aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com – Kisah pilu Muhammad Dimas Al Fahri, balita berusia dua tahun tiba-tiba menjadi perhatian warga Ponorogo, karena bayi laki-laki anak pasangan almarhum Taji dan Sri Wahyuni, warga Desa Kupuk Kecamatan Bungkal, mengalami pembengkakan bola mata sebelah kiri hingga nyaris lepas. Bahkan yang membuat sedih, Dimas mengalami pembengkakan mata setelah ayahnya meninggal usai Hari Raya Idul Fitri kemarin. Sebelum meninggal, Taji, ayah Dimas, menderita sakit darah tinggi hingga akhirnya mengalami kelumpuhan.

Masyarakat banyak yang menaruh iba setelah kisah Dimas ini dibagikan berantai melalui pesan berantai dan media sosial. Terlebih lagi, kini tulang punggung utama keluarga tersebut hanya Sri Wahyuni ibu kandungnya, kini tidak bisa bekerja karena harus mengurus Dimas yang merintih kesakitan karena mengalami bengkak pada mati kirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap hari, Dimas tidak bisa lepas dari gendongan ibunya. Selain menangis, Dimas juga  mengeluh kesakitan di mata kirinya. Tidak mengenal lelah, sang ibu  tetap setia menemani Dimas dan menggendong agar Dimas tidak merengek kesakitan. Padahal sebelumnya, Sri Wahyuni juga merawat almarhum Taji, suaminya yang terbaring lemas setelah mengalami kelumpuhan karena stroke selama dua tahun.

“Saat lahir dan bahkan sebelum ayahnya meninggal, kondisi Dimas sehat, tidak ada kelainan apapun pada mata Dimas, namun setelah ayahnya meninggal, Dimas sering menangis hingga akhirnya mata Dimas menjadi merah dan bengkak hingga sekarang ini,” kata pamannya, Muhammad Endro. 

Kondisi ekonomi keluarga Dimas yang tergolong tidak mampu, membuat ibunya kesulitan untuk membawa Dimas ke dokter. Kondisi ini diperparah dengan keadaan sebelum ayahnya meninggal dunia, tulang punggung utama merupakan ibunya. Karena selama dua tahun ke belakang, ayahnya menderita stroke sehingga hanya bisa berbaring.

Kisah Dimas kini viral dan membuat iba sejumlah masyarakat untuk membantu Dimas.

Dimas langsung dilarikan ke UGD RSUD dr Harjono Ponorogo, dan dibuatkan kartu BPJS, namun lagi-lagi keluarga miskin ini juga terhalang masa aktif kartu, dan terpaksa warga iuran untuk membantu membayar biaya pengobatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, melihat kondisi Dimas yang memerlukan penanganan khusus, Dimas langsung dirujuk ke RSUD dr Soedono Madiun. Tetapi karena fasilitas medis di Madiun juga tidak memungkinkan, akhirnya Dimas dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.

Beruntung saat ini Dimas telah mendapatkan sejumlah bantuan dari berbagai pihak, bahkan Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo menanggung seluruh biaya keperluan Dimas selama berobat. (asn/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT