News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tega, Seorang Ibu di Jember Gorok Anak Kandung, lalu Coba Bunuh Diri

Maimunah (46) warga setempat, tega menggorok leher Nj (6) anak kandungnya sendiri hingga tewas, Jumat (9/6) sekitar pukul 02.00 WIB.
Jumat, 9 Juni 2023 - 10:41 WIB
Ibu gorok anak kandung, lalu coba gorok leher sendiri
Sumber :
  • tim tvone - sinto sofiadin

Jember, tvOnenews.com - Warga Dusun Sumberlanas Barat, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Jember, mendadak geger. Pasalnya, Maimunah (46) warga setempat, tega menggorok leher Nj (6) anak kandungnya sendiri hingga tewas, Jumat (9/6) sekitar pukul 02.00 WIB.

Usai melakukan aksi sadisnya itu, Maimunah berusaha bunuh diri. Namun aksinya berhasil digagalkan dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kapolsek Silo AKP M Na'i, peristiwa itu pertama kali diketahui Muhammad Shaleh (57) suami Maimunah. 

"Saat itu Maimunah melaksanakan kegiatan (menggorok leher anaknya) dalam kondisi kamar terkunci," kata M Na'i, di sela-sela melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kemudian, Muhammad Shaleh berteriak minta tolong dan tetangga pun berdatangan. Mereka langsung mendobrak pintu, dan menemukan Nj sudah tewas bersimbah darah dengan kondisi leher nyaris putus.

"Korban ditemukan di atas kasur ditutupi selimut dan ada bercak darah berceceran di lantai. Korban mengalami luka di kepala dan leher," jelas M Na'i.

Saat warga masuk, lanjut Na'i, Maimunah sempat akan melakukan bunuh diri. Namun upaya itu berhasil dicegah dan dia langsung dibawa ke rumah sakit.

"Warga bersama keluarga membawa Maimunah ke rumah sakit. Pisau yang digunakan untuk kegiatan (menyembelih anaknya) itu, sudah diamankan," sambungnya.

Menurut M Na'i, Maimunah melakukan aksinya itu karena diduga depresi

"Menurut keterangan keluarga dan warga, kondisi Maimunah sejak setahun terakhir ini kondisi kejiwaannya memang tidak stabil. Bisa dikatakan depresi," kata M Na'i.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, polisi masih menggali keterangan dari keluarga dan warga terkait peristiwa tragis tersebut.

"Untuk jenazah korban kita bawa ke RSD Soebandi Jember guna dilakukan otopsi," pungkas Na'i. (sss/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT