News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bubuk Minuman Instan Daun Kelor Asal Jombang Banyak Dipesan Calon Haji

Produsen bubuk minuman berbahan dasar daun kelor di Jombang ramai diburu oleh calon jemaah haji karena memiliki banyak manfaat. Salah satunya, menambah stamina.
Selasa, 30 Mei 2023 - 18:45 WIB
Pembuatan minuman bubuk daun kelor
Sumber :
  • umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Bubuk minuman instan daun kelor, ternyata diminati para calon jemaah haji. Sehingga seorang warga Jombang, produsen minuman yang diklaim banyak manfaat tersebut, terus gencar memproduksi, agar calon jemaah haji yang memesan tidak kehabisan stok.

Produsen minuman instan itu bernama Sadjarno Widodo (54), yang akrab dipanggil Nono, warga Jalan KH Hasyim Asy'ari Gang Buntu, Dusun Geneng. Desa Jombatan, Kecamatan Jombang Kota. Bubuk minuman instan daun kelor, telah diproduksi Nono sejak tiga tahun silam. Sejak awal produksi pesanan terus mengalir, karena minuman daun kelor yang berupa bubuk instan jarang ditemui di pasar. Terlebih pada musim haji, permintaan naik tajam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Musim haji tahun lalu produksi minuman instan ini naik sampai 300 persen. Karena untuk menambah stamina jemaah haji ketika berada di Arab Saudi. Bubuk instan ini bisa diminum kapan saja tinggal seduh dengan air, bisa air panas bisa air dingin, langsung diminum," jelas Nono, Selasa (30/5).  

Harga bubuk minuman instan ini cukup murah, Rp10 ribu per bungkus kemasan satu ons. Para calon jemaah haji membeli cukup banyak agar tidak kehabisan hingga pulang.

"Karena pada saat cuaca panas seperti saat ini, minuman yang mengandung vitamin C dosis tinggi daun kelor ini, sangat bagus sebagai antioksidan. Apalagi memasuki musim haji dengan cuaca yang sangat panas di Arab Saudi, minuman daun kelor ini menjadi kebutuhan," kata Nono.

Meskipun permintaan tinggi, namun usaha rumahan ini tidak mempekerjakan banyak tenaga kerja, dengan alasan mengurangi tingginya harga jual. Sehingga hanya dikerjakan Nono sekeluarga.

Pembuatan bubuk minuman instan daun kelor ini sebenarnya tidak sulit. Namun memerlukan bimbingan dari yang ahli, sebab sering terjadi dalam proses pembuatannya, gagal menjadi bubuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di tempat produksi, prosesnya cukup sederhana. Daun kelor yang telah dibersihkan gagangnya dicuci. Setelah bersih diblender bercampur air dengan komposisi tertentu hingga lembut.

Setelah menjadi cairan kental, dimasukkan ke wajan untuk dimasak, namun lebih dulu ditambah dengan gula secukupnya. Cairan kental di atas wajan yang dipanaskan dengan kompor ini, harus terus diaduk tidak boleh berhenti. Setelah semakin kental kemudian mengeras dan beberapa saat kemudian, berubah menjadi serbuk mutiara-mutiara. Langkah terakhir daun kelor yang telah menjadi serbuk kasar, disaring hingga menjadi bubuk halus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Bagaimana Infrastruktur Digital Modern Bekerja: Kunci Konektivitas Global Tanpa Hambatan

Bagaimana Infrastruktur Digital Modern Bekerja: Kunci Konektivitas Global Tanpa Hambatan

Infrastruktur modern dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga adaptif, aman, dan mampu menangani lonjakan trafik data secara real-time. Di sinilah integrasi antara infrastruktur fisik

Trending

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT