Dua Kapal Perang Cepat Canggih Buatan Dalam Negeri Resmi Perkuat Alutsista TNI Angkatan Laut
- Zainal Azhari
“Justru pencapaian tersebut menjadi wujud improvement terhadap varian KCR 60m,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, kedua KCR 60m tersebut telah berhasil melalui beberapa rangkaian uji kelayakan Harbour Acceptance Test (HAT) dan Sea Acceptance Test (SAT), hingga Life Firing Test (LFT).
Selain itu, juga dinyatakan lulus dalam Commodore Inspection yang merupakan pengujian terakhir oleh para perwira tinggi dari Kementerian Pertahanan RI, dan Mabes TNI AL dengan performa excellent.
kedua kapal perang ini sebagai manifestasi dari upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI Angkatan Laut sesuai dengan perencanan strategi dan postur kekuatan yang telah ditetapkan.
“Dengan dibangunnya kedua kapal ini akan semakin meningkatkan kekuatan dan kemampuan TNI Angkatan Laut sebagai komponen utama pertahanan negara. Dalam mengamankan kepentingan nasional dan menjaga kedaulatan di laut” tambahnya.
KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626 merupakan state of the art PT PAL Indonesia. Keseluruhan rancang bangun kapal perang serta integrasi senjata dilakukan dalam satu kontrak.
Ini merupakan salah satu nilai tambah bagi PAL sekaligus menjadi buktiakan kemampuan kapabilitas produksi dalam negeri , yang didukung dengan kemampuan penguasaan teknologi bagi SDM PAL khususnya dalam mendukung network centric warfare. KCR 60m KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626 telah terdaftar hak kekayaan intelektualnya oleh PT PAL Indonesia.
“ Setelah menjalani sejumlah pembekalan dan dukungan artileri Kedua kapal perang ini nantinya akan kita tempatkan Di KoArmada III Sorong di Provinsi Papua barat yang Armadanya masih terbatas “ Pungkas Kasal (zaz)
Load more