News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ida Dayak ke Surabaya, Wawali Armuji Kritik yang Diobati Hanya Kalangan Tertentu: Jangan Pilih-pilih

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meminta Ida Dayak tidak tebang pilih saat melakukan pengobatan alternatif di Kota Pahlawan, Jawa Timur, dalam beberapa hari ini.
Senin, 1 Mei 2023 - 17:53 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meminta Ida Dayak tidak tebang pilih saat melakukan pengobatan alternatif di Kota Pahlawan, Jawa Timur, dalam beberapa hari ini.

"Memang tidak ada kegiatan praktik Ibu Ida Dayak di Surabaya. Tetapi setidaknya jangan bikin resah warga Kota Surabaya," ujar Cak Ji panggilan akrab Armuji dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Senin (1/5/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keresahan warga Surabaya atas kedatangan Ida Dayak entah itu sekadar jalan-jalan atau memberikan pengobatan membuat Cak Ji angkat bicara. Hal itu setelah Cak Ji mengaku menjadi jujugan masyarakat yang bertanya-tanya soal keberadaan Ida Dayak.

Cak Ji berharap, kedatangan wanita suku Dayak di Kota Pahlawan ini tidak membuat keresahan. Sebab, kata dia, tersiar kabar jika wanita 51 tahun ini tak sekadar jalan-jalan, tapi juga memberikan pengobatan tertentu kepada sejumlah pihak, bukan masyarakat umum.

Saat ini, kata Cak Ji, diakui jika keahlian pengobatan supranatural Ida Dayak, sempat membuat banyak orang kesengsem dan masyarakat selalu menunggu kehadiran Ida Dayak di manapun berada.

Hanya saja, kabar yang beredar jika wanita asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur ini, membuka pengobatan di tempat-tempat tertentu, seolah membuat masyarakat umum tak ada kesempatan. Tentunya, warga punya anggapan lain yang terkesan Ida Dayak ini hanya dimiliki oleh kepentingan elit tertentu.

"Sampai hari ini, tidak jelas siapa yang mendatangkan Ibu Ida Dayak. Terlepas siapapun yang mendatangkan, pastinya ingin berbuat baik dan ingin membantu masyarakat. Tapi kalau seperti ini, kok kesannya liar. Siapa sebenarnya yang mendatangkan. Kan kasihan warga yang betul-betul ingin membutuhkan bantuannya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, ia juga mendapat laporan soal informasi yang tersebar dari akun tiktok @idadayak7. Di mana, Ida Dayak mengatakan bagi warga Surabaya yang membutuhkan "minyak bintang" bisa mendatangi Taman Bungkul.

"Lha kok katanya ada laporan tidak ada yang jual minyak. Saya ini akhirnya jadi tumpuan warga Surabaya yang bertanya-tanya soal Ida Dayak. Padahal saya juga tidak tahu," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT