News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Siswi SMP di Surabaya Dicekoki Miras oleh Tetangga, Digilir hingga Hamil 5 Bulan

siswi SMP inisial DW (15) sebagai anak-anak ternoda oleh perbuatan asusila sejumlah tetangganya. Ia dicekoki miras dan digilir
Kamis, 27 April 2023 - 13:00 WIB
siswi SMP dicekoki miras, digilir hingga hamil 5 bulan
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Julukan Kota Surabaya sebagai kota ramah anak perlu ditinjau kembali. Dunia pendidikan dan anak-anak di Surabaya kembali tergores luka. Seorang siswi SMP berinisial DW (15) harus merelakan statusnya sebagai anak-anak ternoda oleh perbuatan asusila sejumlah tetangganya. DW yang saat ini duduk di bangku kelas dua di salah satu SMPN Surabaya itu tengah hamil 5 bulan, akibat dicekoki miras dan digilir oleh sejumlah teman sekaligus tetangganya sendiri.

Kabar tersebut kali pertama didengar oleh ibu korban yang mendapatkan pengakuan dari korban, dan lantas mengadukan kasus tersebut ke Imam Syafii, anggota Komisi A DPRD Surabaya. Imam lantas mendatangi DW di kediamannya. Terungkap, DW hamil lima bulan, perutnya mulai membesar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pemerkosaan terjadi pada Desember 2022. Namun, DW baru berani menceritakan insiden bejat itu ke orang tuanya saat lebaran kemarin.

”Ibu DW curiga karena gerak-gerik putri sulungnya itu seperti orang hamil. Setelah didesak, DW akhirnya mengakui peristiwa keji yang menimpanya,” ungkap Imam, Kamis (27/04). 

Kasus itu sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya Selasa (25/4) malam. Korban saat ini sedang menjalani visum di RS Bhayangkara Polda Jatim. Setelah itu, korban langsung opname di RSU Suwandie, karena kondisi kesehatannya terus menurun.

Menindaklanjuti kasus DW, anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii mengatakan, telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Surabaya Ida Widayati untuk ikut menangani masalah itu. Sebab, saat ini korban berinisial DW sedang mengalami trauma berat.

”Alhamdulillah Bu Ida langsung respon cepat. Timnya sudah bertemu dan berdialog dengan korban,” papar Imam Syafii, wakil rakyat yang berlatar belakang wartawan dan pengacara itu.

Menurut Imam, korban DW bukan salah pergaulan. Siswi kelas dua SMPN Surabaya itu tipe anak perempuan pendiam. Dia lebih banyak menghabiskan kesehariannya di dalam rumah di kawasan Kecamatan Bubutan, Surabaya.

”Saat kejadian, DW diajak tetangganya beli makanan. Ternyata pulangnya mampir di rumah seorang pemuda di kampung tidak jauh dari rumah DW,” ungkap Imam.

Di dalam rumah itu, Imam menyatakan, sudah ada tiga pemuda sedang pesta miras. DW dipaksa ikut minum. Karena tidak pernah minum, kepala DW langsung pusing. Saat itulah, dua dari tiga pemuda tersebut menistakan korban dan mengilir DW.

DW adalah sulung dari tiga bersaudara dari keluarga kurang mampu. Bapaknya kerja serabutan, sedangkan ibunya mengais rezeki dengan mengamen.

Terkait kasus itu, politikus Nasdem itu minta Pemkot Surabaya mengobati kesehatan fisik dan psikis DW. Selain itu, polisi harus secepatnya menangkap pelaku.

”Tidak bisa ditawar lagi, polisi dan satpol PP harus serius memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal. Terutama di dekat perkampungan, mudah dibeli oleh anak-anak dan remaja,” ujar Imam.

”Sudah terbukti banyak mudaratnya. Sama sekali tidak ada kebaikannya,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya menunggu berkas laporan dari korban tersebut masuk, untuk segera memproses dan memanggil sejumlah terduga pelaku yang menodai korban.

“Secepat mungkin kami proses, kami masih menunggu berkas laporan masuk dan segera memanggil sejumlah pihak terkait,” ujar Akp Wardi Waluyo Kanit PPA Polrestabes Surabaya saat di konfirmasi wartawan. (zaz/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT