News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Pemeriksaan Terdakwa, Ferry Irawan Bantah Lakukan Kekerasan ke Venna Melinda

Sidang lanjutan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan terdakwa Ferry Irawan ke istrinya Venna Melinda kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kediri
Senin, 17 April 2023 - 23:04 WIB
Sidang Pemeriksaan Terdakwa Ferry Irawan
Sumber :
  • tim tvone - imron

Kediri, tvOnenews.com - Sidang lanjutan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan terdakwa Ferry Irawan kepada istrinya Venna Melinda kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kediri, Senin (17/04). Terdakwa Ferry Irawan menjalani agenda sidang pemeriksaan terdakwa dugaan KDRT di salah satu hotel di Kota Kediri.
 
Dalam keteranganya, Ferry Irawan melakukan pembelaan jika dirinya tidak melakukan kekerasan terhadap istrinya Venna Melinda, saat berada di kamar hotel nomer 511 pada bulan Januari lalu. Justru istrinya sendiri yang menyakiti dirinya dengan memukul kepala dan wajahnya.
 
“Bunyinya seperti ini (sambil menepuk tangan) tapi arahnya ke kepala dan wajah, pada saat itu saya pegang kedua tangannya langsung saya angkat ke kasur,” jelas terdakwa sambil memperagakan.
 
Dengan didampingi dua orang kuasa hukumnya, terdakwa Ferry Irawan menceritakan kronologi peristiwa KDRT yang didakwakan pada dirinya kepada jaksa penuntut umum dan majelis hakim.
 
Dalam keterangannya, Ferry Irawan terkait darah yang keluar dari hidung Venna Melinda, terdakwa menyebut itu darah mimisan bukan akibat benturan.
 
“Saat saya angkat di kasur saudara korban tiba-tiba mukanya ke muka saya, ini ingin kamu sambil mengluarkan kata-kata binatan anj,” imbuhnya.
 
Lebih Lanjut dalam keterangannya, Ferry mengatakan cekcok antara dirinya dan istrinya setelah ia disebut sebagai suami laknat. Terdakwa kemudian memegang istrinya kemudian dibaringkan di atas kasur, saat berdiri hidung korban sudah mengeluarkan darah.
 
“Setelah saya mendengar kalimat suami laknat kemudian korban saya baringkan di atas kasur setelah itu saya menenangkan dia,” lanjutnya.
 
Menanggapi keterangan terdakwa Yuni Priono menilai ada kejanggalan keterangan saksi, diantaranya saat saksi menceritakan saat menempelkan dahinya ke hidung korban, sehingga mengakibatkan hidung korban bocor mengeluarkan darah.
 
“Sebagian besar keterangannya menyangkal atau tidak mengakui tapi tidak apa itu hak terdakwa, tapi keterangan bersesuaian dengan fakta-fakta di persidangan sebelumnya,” jelasnya. (min/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT