News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Prediksi Awal Desember Pesisir Utara Jateng Akan Mengalami Fase Pasang Tertinggi

BMKG Semarang memprediksi pada wilayah Pesisir Utara Jawa Tengah akan mengalami fase pasang tertinggi pada awal tanggal 1 sampai dengan 4 Desember 2022.
Jumat, 2 Desember 2022 - 23:42 WIB
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, BMKG Semarang, Retno Widyaningsih.
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, Jawa Tengah - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi pada wilayah Pesisir Utara Jawa Tengah akan mengalami fase pasang tertinggi. Hal itu diprediksi akan terjadi pada awal tanggal 1 sampai 4 bulan Desember 2022.

“Pasang tertinggi ini puncak pasangnya ini 1,1 itu berdasarkan Pushidrosal, tapi yang tercatat di kita itu sampai 1,9 meter,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, BMKG Semarang, Retno Widyaningsih saat ditemui di kantornya, Jumat (2/12/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ada beberapa kondisi bahwa Pushidrosal belum ada koreksi terkait ketinggian panas. Apalagi, saat ini juga terjadi adanya penurunan kontur tanah di Pesisir Utara

“Nah kejadiannya bisa banjir seperti itu karena tadi malam disertai hujan jadi jam 11.00 sampai jam 01.00 itu tercatat hujan cukup lebat disini. Mungkin itu lah yang menambah air pasang yang fasenya tinggi ditambah adanya hujan,” jelasnya.

Retno mengatakan, pihaknya memprediksi pasang akan terjadi mulai sore pukul 17.00 WIB dan puncaknya ada di pukul 03.00 sampai jam 04.00 WIB. Dan mulai surut lagi pukul 07.00 WIB dengan puncak surut jam 11.00 WIB.

“Jadi jam 11 sudah surut begitu dan akan mulai naik lagi karena pasang itu ada pasang bulanan dan pasang harian. Jadi setiap hari ada puncak pasangnya. Pada saat puncak itu akan lebih extrem kalau ada di fase pasang yang begini (disertai hujan),” bebernya. 

Dirinya menambahkan, puncak rob juga diprediksi akan terjadi pada akhir bulan Desember tanggal 24 sampai 31. Pada libur natal dan tahun baru mendatang, ada kemungkinan puncak rob terjadi di Pelabuhan Tanjung Emas.

“Kemarin sudah saya sampaikan di rapat persiapan posko karena biasanya di akhir bulan ada natal tahun baru ada posko biasanya juga ada peningkatan penumpang di pelabuhan tanjung emas itu sudah saya sampaikan di akhir bulan nanti waktu posko ini ada, kemungkinan puncak rob,” paparnya.

Disisi lain, Retno menjelaskan cuaca laut dan gelombang masih dalam kondisi rendah dan tenang. Meski situasi kondusif, namun pasang air dan hujan tetap mengancam terjadinya rob.

“Kondisi seperti ini seperti dini hari juga, tapi pas di barengi dengan hujan mungkin akan berkumpul di pagi hari. Jadi kalau pas bulan Maret, April, Mei Juni itu kondisi di siang hari itu pasang berputar saja dan pada bulan ini adalah kondisi pasangnya ada di pagi hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Retno menghimbau kepada masyarakat khususnya Pesisir Utara Jawa Tengah untuk memperhatikan pasang-surut maupun prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. Meski rob tak bisa dihindari, namun alangkah baiknya tetap melakukan antisipasi agar tidak terjadi kerugian benda, jiwa dan harta.

“Terutama bagi daerah yang biasa terdampak rob karena bisa terjadi seperti ini dampaknya. Kita tidak menginginkan tapi BMKG menginformasikan untuk memitigasi hal ini supaya tidak terdampak walaupun kena rob memang wilayahnya terdampak rob tapi bisa diantisipasi tidak ada korban baik jiwa maupun harta,” tutupnya. (Dcz/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT