News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meresahkan Warga, Rumah Prostitusi di Pati Dibongkar Petugas Gabungan

Dianggap meresahkan warga, sebuah rumah yang digunakan untuk praktik prostitusi di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa tengah, dibongkar petugas gabungan.
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 00:01 WIB
Petugas membongkar rumah untuk prostitusi di pinggir Sungai Tayu, Pati, Jumat (28/10/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Dianggap meresahkan warga, sebuah rumah yang digunakan untuk praktik prostitusi di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa tengah, dibongkar petugas gabungan, Jumat (28/10/2022).

Rumah prostitusi yang sudah beroperasi selama sepuluh tahun tersebut dibongkar paksa karena berulangkali dirazia, namun masih membandel buka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bangunan rumah berukuran 3X11 meter dengan 7 kamar yang berada di pinggir Sungai Tayu, Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ini dibongkar petugas gabungan dari Pemerintah Kecamatan Tayu, Satpol PP dan TNI Polri karena disalahgunakan untuk praktek prostitusi.

Tempat prostitusi yang sudah 10 tahun beroperasi tersebut akhirnya dibongkar setelah ada kesepakatan dengan pemilik bangunan. Sebelumnya tempat prostitusi tersebut sudah berulangkali dirazia petugas, namun pemilik bangunan membandel membuka lagi praktek prostitusi tersebut.

Petugas membongkar paksa bangunan rumah karena praktik prostitusi yang berada di sempadan Sungai Tayu, tersebut sangat meresahkan warga. 

Camat Tayu, Imam Rifai mengatakan, pembongkaran dilakukan usai Muspika Tayu berdialog dengan pemilik bangunan. Dalam dialog tersebut pemilik bangunan sepakat untuk menutup rumah prostitusi tersebut secara permanen.

Bahkan pemilik bangunan bersedia merobohkan bangunan tersebut dengan tenggang waktu 7 hari. Namun, hingga waktu yang ditentukan bangunan rumah bordir belum dirobohkan oleh pemiliknya. Oleh karena itu petugas gabungan terpaksa melakukan perobohan paksa. 

“Kegiatan hari ini adalah penertiban rumah prostitusi yang beroperasi sudah lama, dan kita harapkan ini selesai hari ini. Kita sudah sampaikan ke pemilik untuk menghentikan aktifitas prostitusi, sekaligus ini bentuk komitmen kami Muspika Tayu untuk merobohkan bangunan ini,” ujar Camat Tayu, Imam Rifai.

“Yang kita robohkan ini ada 7 kamar dan sudah berdiri sekitar 10 tahun,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Tayu, Iptu Aris Pristianto menambahkan, pembongkaran ini merupakan tahapan yang terakhir. Sebelumnya, pihak Muspika Tayu sudah melakukan beberapa tahapan untuk menutup dan membongkar bangunan yang terletak di atas bantaran Sungai Tayu itu.

“Ini merupakan tahapan terakhir dari tahapan-tahapan yang telah dilalui oleh jajaran Muspika Kecamatan Tayu. Mulai dari kita melakukan penangkapan waktu itu adanya kegiatan prostitusi, kemudian sudah kita lakukan teguran, kita lakukan peringatan kemudian pemilik bangunan dan pihak Desa juga sudah di undang di Kecamatan kurang lebih sebanyak tiga kali. Dan terakhir pemilik sanggup untuk melakukan pembongkaran,” ungkap Kapolsek Tayu.

“Dalam waktu 1X7 hari pemilik sudah berusaha membongkar, tapi karena pemilik bangunan sudah tidak sanggup untuk membiayai lagi kemudian meminta dari jajaran Muspika untuk membantu pembongkaran bangunan,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permintaan itu dibuktikan dengan surat pernyataan untuk membongkar tujuh kamar yang dilakukan prostitusi. Ia menilai pembongkaran ini mendapat dukungan dari masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Tayu.

“Dengan dirobohkannya bangunan rumah tempat prostitusi ini, diharapkan tidak ada lagi aktivitas prostitusi di Kecamatan Tayu,” pungkasnya. (Arm/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT