News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Semarang Gelar Patroli di Tol Semarang - Solo, Cegah Teror Pelemparan Batu

Mencegah terjadinya aksi pelemparan batu di jalan tol ruas Semarang - Solo petugas dari Polres Semarang dan Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) melakukan patroli.
Rabu, 19 Oktober 2022 - 22:04 WIB
Polres Semarang gelar patroli tertutup cegah teror lempar batu di tol Semarang - Solo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Guna mencegah terjadinya aksi pelemparan batu di jalan tol ruas Semarang - Solo petugas gabungan dari jajaran Polres Semarang dengan pengelola jalan tol Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) melakukan patroli tertutup di ruas jalan tol Semarang - Solo, mulai dari kilometer 429 hingga 460.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan, patroli tertutup yang dilaksanakan oleh tim gabungan dari jajaran Polsek dan Polres Semarang beserta TMJ, bertujuan untuk mrlakukan pengamanan serta mencari pelaku aksi prlrmparan yang dilakukan di jalan tol.
" Sejak hari Senin lalu, setelah mendapatkan laporan adanya kejadian aksi pelemparan di jalan tol, jajaran Polres Semarang beserta pengelola jalan tol langsung bergerak untuk melakukan pengamanan," ujar Kapolres saat dihubungi pada Rabu (19/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres juga mengatakan, dalam patroli tertutup ini, semua unsur di Polres Semarang ikut dilibatkan. Mulai dari jajaran Polsek hingga Reskrim untuk mencari pelaku pelemparan.

" Kami libatkan semua mulai dari jajaran Polsek yang memiliki wilayah tol, Reskrim, Sat Lantas dan Samapta. Kami lakukan patroli di sepanjang tol wilayah Polres Semarang dan jembatan yang ada diatas jalan tol, guna antisipasi terjadinya kembali aksi pelemparan kepada kendaraan yang melintas di jalan tol," imbuh Kapolres.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, telah terjadi aksi pelemparan batu di jalan tol Semarang - Solo yang mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas di tol mengalami pecah kaca.

Aksi pelemparan ini dilakukan oleh orang tak dikenal dan 2 kejadian yang terjadi dilakukan pada malam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian terakhir terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2022 pukul 21:58 Wib di Ruas Jalan Tol Semarang-Solo tepatnya di KM 460 arah Solo.

Dari laporan yang ditetima petugas kejadian ini menimpa 4 kendaraan yaitu kendaraan penumpang jenis Bus (P.O Haryanto), Truck Towing dengan Nomor Polisi E 9344 AD, Kendaraan Mini Bus Nomor Polisi AD 1401 PC, dan Kendaraan Mini Bus Nomor Polisi AB 1758 IL. (Abc/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT