GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak bisa Tanam Padi, Ratusan Petani Rawa Pening Tolak Batas Sempadan Danau

Ratusan petani yang tergabung dalam Forum Petani Rawa Pening Bersatu menggelar aksi tolak batas sepadan danau di Desa Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Minggu, 4 September 2022 - 20:32 WIB
Ratusan petani Danau Rawa Pening gelar aksi tolak perluasan sempadan danau, Minggu (4/9/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Tak bisa bercocok tanam akibat adanya Keputusan Mentri nomor 365 mengenai batas sempadan Danau Rawa Pening, ratusan petani yang tergabung dalam Forum Petani Rawa Pening Bersatu menggelar aksi tolak batas sepadan di Desa Tuntang, Kabupaten Semarang. 

Aksi ini dilakukan dengan menggelar doa bersama dilokasi pemasangan patok batas sempadan danau. Mereka menolak karena tak ada sosialisasi terlebih dahulu dan lahan yang terdampak kurang lebih satu kilo meter tersebut merupakan milik warga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bendahara Forum Petani Rawa Pening Bersatu Ismail Saleh mengatakan, hal tersebut bermula dari Keputusan Mentri 365 naiknya batas elevansi air dari 46.130 menjadi 46.330, tentunya kenaikan teresebut meresahkan warga sekitar Rawa Pening.

Tak hanya itu petani menilai pemasangan patok batas sempadan merupakan awal mula perluasan Rawa Pening yang merugikan mereka. Hal itu dinilai merugikan petani dan nelayan yang bergantung dengan danau tersebut.

“Pemasangan tugu sempadan yang dilakukan oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana) tersebut tentu menyusahkan. Ada sebagian pemukiman yang kena juga,”ungkapnya usia acara doa bersama di lahan terdapak revitalisasi Rawa Pening Desa Ngasinan, Tuntang. Minggu (4/9/2022).

Diketahui sebelumnya proyek akan perluas Rawa Pening dari 1.516 hektare ternyata kini menjadi hingga 2.537 hektare. Disebutnya, perluasan itu akan menenggelamkan sawah dan sebagian pemukiman Desa Lopait, Tuntang, Bejalen, hingga Asinan. Hal itu juga diperparah dengan pemasangan plang larangan memanfaatkan lahan yang masuk dalam batas sempadan.

“Dengan adanya patok baru yang bertuliskan larangan yang isinya tanah sempadan tidak boleh dan dimanfaatkan. Itu artinya lahan tidak boleh ditanami, didirikan bangunan, dan juga alat penangkap ikan, seperti branjang, dan sebagainya dan budi daya ikan tidak boleh didirikan, kami jelas rugi,”lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemasangan patok baru batas sempadan di lahan milik warga dilakukan secara sepihak. Tidak ada sosialisasi yang melibatkan warga sekitar.

Saat ini pun warga masih menolak tanahnya menjadi bagian dari proyek revitalisasi Rawa Pening. Pihaknya berharap para pemberi kebijakan bisa meninjau kembali kebijakan yang telah dibuat agar semua pihak dapat merasakan manfaatnya tanpa menimbulkan kerugian. (Abc/Buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT