GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiba di Kudus, Pembawa Bendera Pusaka di Istana Merdeka diarak Keliling Kota

I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi, pembawa bendera pusaka upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, kembali ke kota kelahirannya Kudus, Jawa Tengah, Selasa (30/8/22)
Selasa, 30 Agustus 2022 - 13:07 WIB
Firsty, pembawa bendera pusaka di Istana Merdeka diarak keliling Kota Kudus, Selasa (30/8/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi, pembawa bendera pusaka upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, kembali ke kota kelahirannya Kudus, Jawa Tengah, Selasa (30/8/22). Beragam apresiasi diberikan kepada Firsty, mulai dari sambutan meriah hingga pemberian hadiah tabungan pendidikan hingga arak-arakan.

Firsty beserta kedua orangtua disambut oleh Bupati Kudus beserta jajarannya di Pendopo Kantor Bupati Kudus. Saat  prosesi penyambutan di pendapa Kabupaten Kudus, Bupati Kudus mengungkapkan rasa bangganya kepada Firsty yang telah mengharumkan nama Kabupaten Kudus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya cukup bangga atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus dengan banyaknya anak-anak kita yang punya prestasi  terutama Mbak Firsty ini yang berprestasi di tingkat pusat atau nasional untuk paskibraka pembawa bendera. Ini adalah menorehkan sejarah bagi kita yang pertama kali dalam sejarah Kabupaten Kudus memiliki paskibra tingkat pusat apalagi yang membawa bendera,” jelas Bupati Kudus, Hartopo.

Hartopo menambahkan, apa yang telah diraih Firsty diharapkan mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa-siswi lainnya di Kabupaten Kudus untuk ikut berlomba-lomba meraih prestasi di bidang apapun.

“Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi kita bersama, inspirasi untuk adek-adeknya nanti untuk bisa belajar lebih giat lagi agar nantinya muncul Firsty-Firsty yang lain dari Kabupaten Kudus,” imbuhnya.

Usai prosesi penyambutan di Pendapa kabupaten Kudus, Firsty dan kedua orang tua melanjutkan perjalanan ke SMA Negeri 2 Kudus, diiringi arak-arakan marching band SMK Wisudha Karya Kudus.

Arak-arakan tersebut mengundang perhatian warga Kudus yang saat itu turut hadir menyaksikan kepulangan Firsty. Saat menginjakkan kembali kakinya di SMA Negeri 2 Kudus, Firsty disambut hangat oleh kepala sekolah, jajaran guru, dan teman-teman sekolahnya.

Pada acara penyambutan di sekolah, Firsty berkesempatan untuk membagikan pengalamannya dengan guru dan teman di SMA Negeri 2 Kudus.

“Sempat merasa tidak percaya diri dan minder, tapi selalu ingat pesan orangtua dan guru-guru di sini, jadi semangat lagi,” ujar Firsty.

Setelah melewati beragam latihan fisik hingga seleksi berlapis akhirnya Firsty bisa lolos menjadi anggota Tim Pancasila Tangguh dan bertugas membawa bendera pusaka.

“Kesannya pasti bangga sekali dan sangat bersyukur karena saya jadi paskibraka ke tingkat pusat, terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lupa saya berasal dari daerah mana, jadi tidak boleh melupakan asalnya, karena apa saya akan kembali ke asal saya. Dan saya berterimakasih kepada Bapak Bupati yang telah mempercayai saya, dan teman-teman yang sudah mensupport saya, orang tua saya yang selalu membimbing dan mendampingi saya sejak kecil, serta para guru yang telah mendidik saya,” ujar Firsty.

Atas prestasi yang membanggakan tersebut, firsty juga memperoleh hadiah berupa apresiasi tabungan pendidikan senilai Rp50.000.000 dari Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

“Firsty telah membuktikan bahwa dengan ketekunan dan tekad yang kuat, kita pasti bisa meraih mimpi yang besar sekalipun. Apresiasi yang kami berikan diharapkan juga dapat membangkitkan semangat siswa-siswi yang lain untuk turut aktif dalam kegiatan Paskibraka ataupun kegiatan lain sebagai bentuk cinta tanah air. Generasi yang kuat pastinya dimulai dari rasa cinta dan bangga dengan Indonesia,” ujar Elizabeth Lydia, Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation, saat ditemui di SMA Negeri 2 Kudus.

Selain Firsty, Bakti Pendidikan Djarum Foundation juga turut memberikan apresiasi kepada 65 anggota Pasukan Pengibar Bendera di tingkat provinsi dan kabupaten berupa tabungan pendidikan dengan total senilai Rp130.000.000.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT