News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dapatkan Gelar Profesor Kehormatan dari UNNES, Menpora: Tidak Ada Jalan Pintas Meraih Prestasi Olahraga

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Proses penganugerahan dilakukan Sabtu (20/8/2022) di Auditorium Prof. Wuryanto UNNES, Semarang, Jawa Tengah. Tampak hadir pada acara tersebut sejumlah tokoh, antara lain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketum PSSI Mochammad Iriawan, serta sejumlah tokoh olahraga lainnya.
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 20:28 WIB
Menpora, Zainudin Amali memperoleh gelar Profesor Kehormatan dari UNNES.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Universitas Negeri Semarang (UNNES) menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Proses penganugerahan dilakukan Sabtu (20/8/2022) di Auditorium Prof. Wuryanto UNNES, Semarang, Jawa Tengah. Tampak hadir pada acara tersebut sejumlah tokoh, antara lain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketum PSSI Mochammad Iriawan, serta sejumlah tokoh olahraga lainnya.

Gelar Profesor Kehormatan tersebut diberikan oleh Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES) dalam Ilmu Kebijakan Olahraga (Sport Policy).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam orasi ilmiahnya, Zaenudin Amali menekankan bahwa tidak ada jalan pintas dalam meraih prestasi. Ia mengutip hasil penelitian salah satu pakar dan guru besar, yaitu Ericsson yang menyebutkan bahwa dibutuhkan waktu minimum 10 tahun atau 10.000 jam latihan untuk mengantarkan atlet menuju podium internasional.

"Pembinaan atlet jangka panjang yang menghasilkan prestasi dunia merupakan investasi negara untuk pembangunan sumber daya manusia serta mengangkat harkat dan martabat bangsa di tingkat internasional," tutur Zaenudin Amali di hadapan ratusan orang, termasuk Rektor dan para Guru Besar UNNES.

Zaenudin menambahkan, ia yakin ke depan Indonesia masuk 5 besar dunia di bidang olahraga. Syaratnya, selain bekerja keras juga harus fokus pada cabang olahraga terukur yang dipertandingan di olimpiade maupun paralimpiade..

"Penentuan cabang olahraga unggulan harus  yang sesuai dengan karakteristik orang Indonesia, yaitu cabang olahraga akurasi dan teknik. Olympic dan paralympic menjadi sasaran utama, sedangkan Asian Games dan Sea Games menjadi sasaran antara," ungkap Zaenudin.

Untuk mencapai itu, lanjutnya, harus menyelesaikan dulu sejumlah masalah yang selama ini masih menjadi kendala. Antara lain adalah partisipasi dan kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah serta belum ada sentra latihan nasional unggulan yang berstandar internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman menyatakan, penganugerahan gelar Profesor Kehormatan kepada Zaenudin Amali dilakukan karena Zaenudin memiliki kiprah yang sangat panjang di bidang olahraga, sejak dari mahasiswa hingga mendapat amanah di kepemimpinan nasional.

"Beliau bukanlah pendatang baru dalam dunia kepemudaan dan olahraga. Beliau memiliki kiprah yang sangat panjang. Kiprah tersebut bahkan telah dimulai sejak beliau mahasiswa dan berlanjut ketika beliau terjun ke dunia kepemimpinan nasional dan kemudian mendapat amanah sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia," kata Fathur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasannya menetapkan tersangka terhadap Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid. KPK menyebut berdasarkan
Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh ajudan Gubernur Riau, Marjani. Pelaksana tugas Direktur
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga

Trending

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR serta penerimaan lainnya yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi. Enam saksi
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT