GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Solar Mahal, Ratusan Kapal Ikan di Pati Tidak Melaut, TPI Juwana Sepi

Harga solar non subsidi mencapai Rp 17 ribu per liter, ratusan kapal ikan berbobot puluhan gross ton tidak melaut dan terparkir di dermaga TPI Juwana, Pati. 
Selasa, 2 Agustus 2022 - 11:44 WIB
TPI 1 Juwana, Pati sepi tidak ada bongkar dan lelang ikan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Ratusan kapal ikan berbobot puluhan gross ton tidak melaut dan terparkir di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, karena harga solar non subsidi mahal mencapai Rp 17 ribu per liter. 

Suasana di tempat pelelangan ikan terbesar di Pati tersebut dalam beberapa minggu terakhir ini sepi, tidak ada aktivitas bongkar ikan kapal nelayan di lokasi. Hanya nampak sejumlah pekerja membersihkan area tempat lelang ikan. Pendapatan TPI Juwana juga anjlok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepinya aktifitas bongkar ikan dari kapal ikan nelayan dan lelang ikan di TPI Juwana ini imbas dari tidak melautnya ratusan kapal ikan jenis pursein, jaring tarik berkantong dan kapal cumi, karena harga solar non subsidi mahal mencapai Rp 17 ribu per liter.

Para pemilik kapal dan Anak Buah Kapal (ABK) memilih berhenti melaut karena biaya pembelian solar untuk melaut dirasa tidak sebanding dengan hasil ikan yang diperoleh.

Untuk sekali melaut ke perairan Kalimantan, Sulawesi dan Papua, kapal ikan berbobot puluhan gross ton ini membutuhkan puluhan ribu liter solar untuk bahan bakar. Sehingga biaya pembelian solar ini menjadi operasional tertinggi untuk melaut.

Kepala Urusan Teknik Lelang TPI 1 Juwana, Suratman, mengatakan tidak melautnya ratusan kapal ikan ini berdampak terhadap aktifitas bongkar ikan dan lelang ikan di TPI 1 juwana menjadi sepi dan berdampak terhadap pendapatan retribusi TPI 1 Juwana.

“Dengan banyaknya kapal yang tidak melaut karena aspek beberapa hal, salah satunya dampak naiknya harga solar non subsidi yang mencapai Rp 17 ribu/liter berimbas terhadap pendapatan retribusi di TPI 1 Juwana turun,” ujar Suratman, Selasa (2/8/2022).

“Saat ini kapal yang melaut baru sekitar 30 persen dari keseluruhan jumlah kapal yang ada di Juwana,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suratman menjelaskan, jika biasanya sehari minimal ada lima kapal ikan yang bongkar ikan di TPI 1 Juwana, kini seminggu maksimal dua kapal ikan yang bongkar ikan di TPI 1 Juwana.

“Sebelumnya rata-rata per hari kurang lebih 5 sampai 10 kapal yang bongkar ikan di TPI 1 Juwana, karena ini sepi seminggu kadang 1 kali kadang 2 kapal, jadi sangat jarang sekali kapal yang bersandar di TPI Juwana,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT