GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta Mencengangkan Kasus Kopda Muslimin, Bayar Eksekutor Buat Bunuh Istri Tapi Berujung Tewas Diduga Bunuh Diri

Kendal, Jawa Tengah – Seorang prajurit TNI Kota Semarang Kopda Muslimin menjadi buron setelah diduga sebagai tersangka atas kasus penembakan terhadap istrinya sendiri, Rina Wulandari. Penembakan yang terjadi pada Senin, (18/7/2022), dilakukan oleh 4 orang eksekutor suruhan Kopda Muslimin.
Kamis, 28 Juli 2022 - 17:11 WIB
Kopda Muslimin dan istrinya, Rina Wulandari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Kendal, Jawa Tengah – Seorang prajurit TNI Kota Semarang Kopda Muslimin menjadi buron setelah diduga sebagai tersangka atas kasus penembakan terhadap istrinya sendiri, Rina Wulandari. Penembakan yang terjadi pada Senin, (18/7/2022), dilakukan oleh 4 orang eksekutor suruhan Kopda Muslimin.

Saat itu, Rina Wulandari berada di di Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah dan baru saja menjemput anaknya pulang sekolah. Tiba-tiba ada orang tak dikenal yang mengendarai motor tanpa nomor polisi, melepaskan tembakan ke arahnya dan bersarang di perut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3 Fakta Mencengangkan Kasus Kopda Muslimin Niat Habisi Istri Sendiri, Tapi Berujung Tewas Diduga Bunuh Diri

  • Eksekutor Suruhan Kopda Muslimin Ngaku Gak Tega Tembak Kepala Istrinya

Setelah 4 orang eksekutor tersebut ditangkap polisi, salah satu tersangka bernama Sugiono alias Babi menuturkan sebuah pernyataan bahwa ia gagal melaksanakan perintah Kopda Muslimin untuk membunuh istrinya karena merasa tidak tega.

Diketahui, Kopda Muslimin menyuruh komplotan tersebut untuk menembak istrinya sendiri, Rina Wulandari pada bagian kepalanya, namun Babi mengaku ia tidak tega sehingga menembak ke arah perut.

¨Disuruh nembak kepalanya, tapi saya nggak mau, nggak tega,¨ ucap Sugiono alias Babi kepada TvOne.

Sugiono atau Babi juga mengungkapkan bahwa Kopda Muslimin memberikan perintah agar tembakan tidak mengenai anaknya. Babi lalu membeberkan alasan yang diduga menjadi penyebab Kopda Muslimin tega melakukan hal keji tersebut yakni karena merasa dikekang oleh sang istri.

¨Menurut bang Mus sudah nggak kuat dengan tekanan istrinya,¨ ungkapnya.

  • Sebelum Kopda Muslimin Tewas Diduga Bunuh Diri, Orang Tua Sempat Nasehati Untuk Menyerahkan Diri

Kini, Kopda Muslimin dikabarkan tergeletak tak bernyawa di rumah orang taunya yang berlokasi di Kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis (28/7/2022).

Menurut laporan, Kopda Muslimin pada Kamis (28/7/2022) datang ke rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah pukul 05.30 pagi lalu pada pukul 07.00 WIB, ayahnya, Mustaqim menemukan Kopda Muslimin di kamarnya dalam keadaan meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan sumber yang diperoleh oleh tim tvOnenews.com, Kopda Muslimin sempat pulang ke rumah orang tuanya pada pagi hari dan sempat muntah-muntah sebelum meregang nyawa.

"Berdasarkan informasi dari Ibu Rusiah (Ibu Kandung Kopda Muslimin) bahwa tadi pagi pukul 05.30 WIB pulang ke rumah di Kelurahan Trompo, Gang Adem Ayem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal. Kemudian Kopda Muslimin diketahui muntah-muntah, lalu meninggal dunia," ungkapnya.

Sebelumnya, menurut pengakuan Agus Santoso alias Agus Gondrong, salah seorang tersangka eksekutor yang dibayar oleh Kopda Muslimin untuk membunuh istrinya, dikatakan bahwa Kopda Muslimin merasa tertekan karena dikekang oleh istri.

"Ketemu Bang Mus (Kopda Muslimin) di rumahnya. Cerita keadaan keluarga, tidak kuat dikekang istrinya," ungkapnya.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa sebelum tewas di rumah orang tuanya, Kopda Muslimin sempat muntah-muntah. Diduga Kopda Muslimin meninggal dunia setelah menegak racun. 

“Indikasi, ada tanda-tanda minum racun,” jelas Luthfi.

Namun, pihak kepolisian perlu melakukan autopsy dan visum untuk memastikan penyebab kematian sesungguhnya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman membenarkan bahwa Kopda Muslimin meninggal dunia.

¨Benar, Kopda M meninggal dunia, segera dilaksanakan otopsi dan visum et repertum untuk mengetahui penyebab kematian lebih jelasnya,” ungkap Dudung pada Kamis (28/7/2022).

Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi juga mengungkapkan bahwa sebelum meregang nyawa akibat muntah-muntah, Kopda Muslimin sempat menyampaikan permintaan maaf kepada orang tuanya karena telah melakukan tindakan jahat terkait rencana pembunuhan dan penembakan terhadap istrinya sendiri bernama Rina Wulandari.

¨Saat pulang ke rumah sempat minta maaf,¨ ungkap Luthfi.

Orang tua Kopda Muslimin juga sempat memberikan nasehat terhadap anaknya untuk segera menyerahkan diri.

¨Oleh orang tua dinasehati untuk menyerahkan diri,” sambung Luthfi pada Kamis (28/7/2022).

Setelah meminta maaf, Kopda Muslimin langsung masuk ke kamarnya dan diduga menegak racun hingga akibatkan muntah-muntah lalu tewas. Pada pukul 07.00 WIB, ayah Kopda Muslimin menemukan kondisi anaknya sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Saat ini sedang dilakukan olah TKP oleh tim gabungan dari Inafis dan Denpom dari Kodam IV Diponegoro di lokasi tewasnya Kopda Muslimin.

  • Asmara Menjadi Motif Kopda Muslimin Rencanakan Penembakan Istri, Sempat Ajak Kabur Pacar Tapi Ditolak

Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan motif Kopda Muslimin terkait penembakan istrinya dalam konferensi pers bersama KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman pada Senin (25/7/2022). 

Luthfi mengatakan bahwa motif penembakan yakni kisah asmara terlarang antara Kopda Muslimin dengan kekasih gelapnya yang kini sudah ditangkap. "Motifnya karena (Kopda M) punya pacar lagi dan ada delapan saksi yang kita periksa di antaranya saksi itu pacarnya, jadi pacarnya juga sudah kita lakukan penangkapan," ujar Kapolda Jateng.  

"Motifnya karena (Kopda M) punya pacar lagi dan ada delapan saksi yang kita periksa di antaranya saksi itu pacarnya, jadi pacarnya juga sudah kita lakukan penangkapan," ujar Kapolda Jateng. 

Ia juga membeberkan bahwa sang kekasih gelap sempat diajak kabur oleh Kopda Muslimin namun menolak. 

¨Jadi yang bersangkutan (Kopda M) lari setelah melakukan kegiatan ini tapi pacarnya tidak mau,¨ sambungnya. 

Berdasarkan penyidikan, Kopda Muslimin itu meminta tersangka eksekutor penembakan bernama Sugiono alias Babi (36) untuk menghabisi istrinya tak kurang dari 4 kali. Jauh sebelum penembakan terjadi, Kopda Muslimin telah memerintahkan tersangka Babi untuk meracun, membunuh dan menyantet istrinya. Akan tetapi, rencana tersebut gagal dan jalan terakhir yaitu melakukan penembakan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satu pelaku mengatakan bahwa suami korban telah memerintahkan saudara Babi tidak hanya melakukan penembakan. Satu bulan yang lalu dia sudah memerintahkan Babi untuk meracun istrinya. Lalu pura-pura mencuri dan membunuh istrinya. Lalu ada juga santet. Ini masih kita dalami. Yang jelas targetnya istrinya meninggal," ujar Luthfi pada Senin (25/7/2022). 

Sebelum menjadi buron dan ditemukan tewas, Kopda M sempat menjanjikan bonus sebesar Rp 200 juta hingga mobil buat para pelaku penembakan Rina Wulandari. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT