News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Undip dan IPB Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Sekolah Vokasi

Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan upaya untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan sekolah vokasi.
Minggu, 26 Juni 2022 - 12:04 WIB
Dekan Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor mengunjungi Sekolah Vokasi Undip di Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan upaya untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan sekolah vokasi.

Dalam kunjungannya ke Sekolah Vokasi Undip di Semarang, Dekan Sekolah Vokasi IPB, Prof. Dr. Arief Haryanto M. Ec. mengatakan, kunjungan pertama Sekolah Vokasi IPB ke Sekolah Vokasi Undip ini untuk membahas implementasi kurikulum Sarjana Terapan (D4) dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di masing-masing kampus. Kedua perguruan tinggi tersebut juga saling berbagi pengalamannya dalam memajukan pendidikan tinggi vokasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rombongan dari perguruan tinggi yang bermarkas di Bogor ini disambut Dekan Sekolah Vokasi Undip, Prof. Dr. Ir. Budiyono M Si berserta jajarannya.

Prof. Budiyono mengatakan, salah satu yang dikenalkan dalam pertemuan tersebut adalah penerapan beberapa kebijakan di Undip yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi vokasi. Contohnya adalah setiap dosen Sekolah Vokasi Undip wajib memiliki sertifikat kompetensi dan sertifikat asesor kompetensi.

"Juga harus mempunyai pengalaman industri. Setiap lima tahun, kami wajibkan dosen untuk melaksanakan magang di industri selama satu semester atau enam bulan. Melalui magang dosen di industri ini, dapat menjadi langkah untuk merintis dan mengembangkan kerja sama antara kampus dengan industri,” jelasnya, Sabtu (25/6/2022).

Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi IPB, Prof. Dr. Arief Haryanto M. Ec. menegaskan bahwa kerja sama dilakukan untuk saling belajar dan memperkuat pendidikan vokasi ke depannya. 

"Tujuan kami adalah belajar bersama dengan Sekolah Vokasi di Undip dengan mengajak para pimpinan yang ada di Sekolah Vokasi IPB,” kata Prof. Arief.

Ia menambahkan, tujuan tim dari Sekolah Vokasi IPB berkunjung ke Sekolah Vokasi Undip ini sangat jelas, yaitu untuk melihat bagaimana sistem pembelajaran Sekolah Vokasi Undip saat ini yang termasuk paling maju di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada pandangan bahwa bahwa sekolah vokasi merupakan pilihan kedua setelah pendidikan S1. Tapi, persepsi tersebut sudah mulai berbalik. Prodi vokasi sangat menjanjikan sehingga tidak lagi menjadi yang kedua, tapi sudah menjadi pilihan pertama para calon mahasiswa," ungkapnya. (Tjs/Ard)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT