News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganjar Ajak Warga ke Borobudur, Warganet: Gak Butuh Mahal Banget!

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak warga untuk mengunjungi Candi Borobudur. Namun karena tiket Candi Borobudur direncanakan naik jadi Rp750 Ribu, warganet banyak yang menolak.
Minggu, 5 Juni 2022 - 16:12 WIB
Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah
Sumber :
  • Twitter/ganjarpranowo

Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempromosikan destinasi wisata Candi Borobudur di tengah isu kenaikan tiket masuk candi tersebut.

Melalui akun Twitter pribadinya @ganjarpranowo, Gubernur Jawa Tengah itu mempromosikan Candi Borobudur sebagai destinasi super prioritas yang ramah lingkungan. Nantinya, wisatawan bisa menggunakan mobil maupun motor listrik untuk berkeliling area Borobudur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Destinasi Super Prioritas ini kita jadikan ramah lingkungan. Siapapun yang mau keliling di Candi Borobudur bahkan sampai Prambanan akan menggunakan mobil maupun motor listrik. Inilah upaya kita untuk merawat mahakarya. Kamu jangan lupa ke sini ya," imbuh Ganjar, Minggu (5/6/2022).

Ajakan Ganjar itu langsung mendapat respon dari warganet, lantaran tiket masuk bagi wisatawan lokal naik hingga Rp750 ribu per orang.

Banyak yang menyayangkan naiknya harga tiket itu.

Seorang warganet mengatakan akan berpikir kembali jika ingin berwisata ke Borobudur.

Warganet lain menyerukan tiket masuk itu terlalu mahal bagi masyarakat biasa.

Ada juga yang menyarankan agar harga tiket masuk tetap dikisaran Rp50 ribu. Namun, jam kunjungan per orang bisa dibatasi sehingga pengunjung tetap banyak yang datang dan tak merusak candi.

"Tiketnya tidak usah berubah atau naik dikisaran 50K aja Mas Ganjar, tapi jam kunjungan per orang dibatasi biar makin banyak pengunjungnya tapi ga merusak Candi. Kalau kemahalan perekonomian warga malah jadi mati. Industri pariwisata borobudur bisa buyar," pungkas akun Twitter @LNggambleh.R

"Ramah lingkungan tapi tidak ramah kantong," tulis akun @CariAmanAjadulu.

Diketahui, pemerintah sedang melakukan promosi dalam rangka peresmian Borobudur sebagai destinasi wisata ramah lingkungan.

"Perhatian semuanya tadi transportasi masal yang ada di dalam. Kalau kita semangat bisa tidak ya mulai tahun depan kita yang masuk di sekitar kawasan Borobudur semua sudah dengan kendaraan listrik," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, PT INKA juge memamerkan contoh bus listrik yang rencananya akan digunakan bagi wisatawan. Selain itu, ojek online juga dipamerkan sebagai contoh.

Dalam acara peresmian itu juga turut hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT