News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sound Horeg Dilarang Dalam Digunakan Untuk Takbiran

Sejumlah pihak dan Pemerintah Kabupaten Kudus sepakat melarang penggunaan sound horeg atau battle sound saat kegiatan takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026 demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:45 WIB
Takbir keliling dengan berjalan kaki menjadi pilihan utama dibandingkan menggunakan sound horeg atau battle sound.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Sejumlah pihak dan Pemerintah Kabupaten Kudus sepakat melarang penggunaan sound horeg atau battle sound saat kegiatan takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026 demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Larangan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Pada intinya melarang penggunaan sound horeg saat takbiran," kata Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo di Kudus, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain penggunaan sound horeg, kata dia, pihaknya juga mewaspadai adanya hiburan tambahan seperti musik dengan disk jockey (DJ) yang dikhawatirkan dapat memicu keributan hingga tawuran antarwarga maupun antar kampung.

Menurut dia, kepolisian bersama instansi terkait saat ini terus melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat hingga tingkat kecamatan untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan sound horeg pada malam takbiran.

"Kami terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan instansi terkait untuk memberikan edukasi serta imbauan, agar pada saat pelaksanaan takbiran nanti tidak ada penggunaan sound horeg," ujarnya.

Ia menegaskan kepolisian tetap akan mengambil tindakan tegas apabila masih ada pihak yang memaksakan diri menggunakan sound horeg saat malam takbiran.

"Tentu akan kami tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku," katanya.

Untuk pengamanan perayaan Lebaran, Polres Kudus menyiapkan ratusan personel yang akan disiagakan sejak malam takbiran hingga pelaksanaan salat Id dan selama masa libur Lebaran.

"Kurang lebih dua pertiga dari kekuatan personel kami siapkan, sekitar 500 personel, untuk melakukan pengamanan mulai dari kegiatan takbiran sampai salat Id dan selama perayaan libur Lebaran," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus Ahmad Hamdani Hasanuddin turut mendukung kebijakan pelarangan sound horeg pada malam takbiran karena dinilai dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Ia juga menilai penggunaan atribut seperti ogoh-ogoh dalam takbiran sebaiknya dihindari karena berpotensi menimbulkan keresahan.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menambahkan larangan tersebut sudah disepakati bersama oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat karena dampak mudaratnya dinilai lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lebih baik takbiran dilakukan di musala atau masjid di lingkungan warga," ujarnya.

Ia menambahkan masyarakat sebenarnya masih diperbolehkan melakukan takbiran keliling, namun cukup di lingkungan masing-masing dan tetap menjaga ketertiban agar tidak menimbulkan gesekan antarwarga.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT