News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar di Pati Tewas Dikeroyok saat Tradisi Tongtek, Polisi Buru Geng Pelaku

Tradisi membangunkan sahur atau tongtek di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memakan korban.
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:24 WIB
Polisi melakukan olah TKP pengeroyokan yang menyebabkan 1 korban meninggal di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Pati, Jateng, Kamis (12/3/2026) dinihari.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Tradisi membangunkan sahur atau tongtek di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memakan korban.

Seorang pelajar berinisial FD (18) tewas mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok pemuda di Kecamatan Kayen, Pati, pada Kamis (12/3/2026) dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di depan Masjid Al-Rodhotul Muttaqin, Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

​Insiden bermula saat korban bersama sekitar 15 temannya berangkat dari wilayah Talun Lor untuk melakukan kegiatan tongtek.

Namun, keceriaan malam itu berubah menjadi mencekam ketika rombongan korban berpapasan dengan kelompok pemuda dari Talun Kidul yang berjumlah sekitar 20 orang.

​Petugas kepolisian mengungkapkan, tensi antara kedua kelompok tersebut mendadak memanas di lokasi kejadian.

​"Korban sempat mendekati kelompok lawan sendirian. Namun, ia justru ditendang hingga jatuh dan langsung dikeroyok secara membabi buta," ujar Kapolsek Kayen, AKP Parsa. 

​Tak hanya menggunakan tangan kosong, beberapa pelaku diduga kuat mempersenjatai diri dengan senjata tajam. Akibat serangan tersebut, FD menderita luka bacok serius di beberapa bagian vital. 

"Korban mengalami luka di ​dada, ketiak kanan dan telapak tangan kiri," terangnya. 

​Dalam kondisi bersimbah darah, korban sempat berusaha berjalan kembali ke arah teman-temannya sambil memegangi dadanya yang terluka sebelum akhirnya roboh.

​Rekan korban, AR (19), langsung melarikan korban ke RSUD Kayen menggunakan sepeda motor. Sayangnya, kondisi korban terus menurun drastis saat tiba di ruang medis.

​"Sekitar pukul 02.10 WIB, kondisi korban sudah tidak kooperatif (kritis). Hingga akhirnya pada pukul 02.40 WIB, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia," tambah AKP Parsa.

​Polresta Pati menanggapi serius kasus ini. Selain mengamankan pakaian korban yang berlumuran darah sebagai barang bukti, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk remaja berinisial IS (16) dan AFF (16).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Untuk mempercepat penangkapan, Unit Jatanras dan Resmob Polresta Pati kini telah diterjunkan ke lapangan.

​"Kami berkomitmen mengungkap kasus ini hingga tuntas. Tim gabungan sedang bekerja mengidentifikasi para pelaku berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP," tegas AKP Parsa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT