News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga di Kabupaten Kudus Mulai Mengungsi

Warga yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai mengungsi ke sejumlah tempat akibat banjir yang melanda permukiman mereka, menyusul curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut, selama beberapa hari terakhir.
Selasa, 13 Januari 2026 - 11:32 WIB
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris bersama para pengungsi di MI Hidayatus Shibyan Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Warga yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai mengungsi ke sejumlah tempat akibat banjir yang melanda permukiman mereka, menyusul curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut, selama beberapa hari terakhir.

"Saat ini warga yang mengungsi berasal dari Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor (Kecamatan Jati), Desa Ngembalrejo (Kecamatan Bae), dan Desa Temulus (Kecamatan Mejobo)," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat meninjau langsung lokasi pengungsian di TK Khurriyatul Fikri, Desa Pasuruhan Lor di Kudus, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Desa Ngembalrejo mengungsi ke Masjid Al Huda dan Ponpes Alfath dan rumah warga RT2 dan RT4 dengan jumlah pengungsi sementara 30-an jiwa, tetapi kondisional karena banjir sesuai curah hujan.

Warga Dukuh Goleng yang mengungsi, kata dia, sementara waktu dipusatkan di TK Khurriyatul Fikri 24 jiwa, sedangkan warga Desa Kirig dipusatkan di MI Hidayatus Shibyan yang berjumlah 40 jiwa. Mereka terpaksa mengungsi karena ketinggian air di permukiman mencapai antara 20 hingga 50 cm.

Ia mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam penanganan banjir dan pelayanan kepada warga terdampak.

"Mulai dari pemerintah desa, bhabinkamtibmas, babinsa, BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga tenaga kesehatan dari Puskesmas Jati yang turut siaga di lokasi pengungsian," ujarnya.

Semuanya, kata dia, bersatu membantu masyarakat, baik dari tingkat desa, kecamatan, hingga instansi terkait.

Pemerintah Kabupaten Kudus juga menetapkan status tanggap bencana mulai 12 hingga 19 Januari 2026. Selama masa tersebut, seluruh elemen diminta bersinergi untuk mendukung penanganan bencana dan pemulihan masyarakat.

"Karena ini bencana, semua komponen harus bersatu membantu dan mendukung. Semoga bencana ini segera berakhir dan masyarakat bisa pulih kembali," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kata dia, tempat pengungsian juga disiapkan di sejumlah wilayah lain, seperti sejumlah desa di Kecamatan Mejobo, antara lain  Desa Kesambi dan Golan Tepus. Namun, lokasi pengungsian yang terisi berada di Desa Pasuruhan Lor, Temulus, dan Ngembalrejo.

Terkait dengan kebutuhan dasar, dia memastikan terpenuhi, mulai dapur umum serta logistik makan dan minum, terus disiagakan dan akan dikoordinasikan lebih lanjut jika terjadi kekurangan, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT