News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Gelar Olah TKP Kasus Tabrak Lari yang Tewaskan Satu Keluarga di Sragen

Polda Jateng menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tabrak lari yang menewaskan satu keluarga empat orang di Jalan Gedongan - Pungsari Plupuh, Sragen, Jawa Tengah.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:39 WIB
Polda Jateng melakukan olah TKP tabrak lari di Jalan Gedongan - Pungsari Plupuh, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (28/10/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

Sragen, tvOnenews.com - Polda Jateng menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tabrak lari yang menewaskan satu keluarga empat orang di Jalan Gedongan - Pungsari Plupuh, Sragen, Jawa Tengah.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng, AKBP Christoper Adhikara Lebang turun langsung dalam olah TKP tersebut. Ia didampingi Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirto Satrio Leksono dan sejumlah anggota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di lokasi, olah TKP digelar pukul sekira pukul 10.00 WIB. Mereka menggunakan alat 3D Laser Scanner dan Traffic Accident Analysis (TAA) untuk olah TKP.

Kasat Lantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto Satrio, mengatakan olah TKP ini dilakukan untuk mencari fakta di lapangan.

"Iya ini olah TKP kita mencari fakta apa yang ada dilapangan setelah ini kita lakukan gelar perkara," kata Kukuh di lokasi, Selasa 28 Oktober 2025.

Diberitakan sebelumnya satu keluarga terdiri dari empat orang itu mengalami tabrak lari dengan mobil.

Keempat bernama Saiful Anwar (32) warga Dukuh Jengglong RT 004, Desa Jembangan, Plupuh, Sragen, istri korban Unik Yuwanti (29) dan dua orang anak mereka, yaitu Alikha Nafisha Anwar (7) dan Amira Syarifatil Anwar (5).

Pihak keluarga telah melakukan pemakaman pada Selasa 28 Oktober 2025 sekira pukul 01.00 dini hari dan rampung sekira pukul 02.00 WIB.

Paman korban, Harno mengatakan keempatnya dimakamkan di tempat pemakaman desa setempat dan di empat liang lahat yang berbeda.

"Proses pemakaman sudah tadi pagi kira-kira jam 01.00 selesai jam 02.00. Dimakamkan di empat liang lahat yang berbeda," kaya Harno.

Kepergian satu keluarga ini membuat keluarga besar syok. Ayah korban terlihat masih terpukul dengan tatapan mata yang kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana rumah duka sendiri masih ramai didatangi kerabat, tetangga, teman-teman korban hingga Selasa siang. (uti/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT