News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Evakuasi Kecelakaan Truk Tronton Belum Usai, Jalur Mudik Semarang-Solo Macet

Terhitung sejak kejadian pada 00.30 Rabu (27/4) hingga saat ini sudah lebih 10 jam truk melintang. Akibatnya arus lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan yang merupakan jalur utama mudik tersebut macet hingga hampir lima kilometer.
Rabu, 27 April 2022 - 10:59 WIB
Kemacetan hampir 5km di Jalan Raya Semarang-Solo Banyumanik Semarang dampak kecelakaan truk tronton Rabu (27/4).
Sumber :
  • tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Petugas kepolisian hingga kini masih berusaha melakukan evakuasi truk tronton bermuatan gas solar yang menabrak lima kendaraan di Jalur utama Semarang-Solo Jalan Perintis Kemerdekaan Banyumanik, Kota Semarang. 

Evakuasi menggunakan dua alat berat serta satu truk tronton. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi truk yang melintang dan berada di atas beton pembatas jalan membuat proses evakuasi sedikit agak lama. 

Terhitung sejak kejadian pada 00.30 Rabu (27/4) hingga saat ini sudah lebih 10 jam truk melintang. 
Akibatnya arus lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan yang merupakan jalur utama mudik tersebut macet hingga hampir lima kilometer.

Petugas dari Satlantas Polrestabes Semarang berjibaku untuk mengatur lalu lintas agar bisa terurai. Kendaraan pun bisa bergerak meski merayap pelan.

"Wah, lama tadi, dari jam 7 lah sampai sekarang sudah dua jam ya masih terjebak macet. Mau putar balik juga nggak bisa karena posisi di kiri jalan dan tertutup kendaraan lain di kanan. Lagi pula ada batas beton dan yang bukaannya jarang, ketutip mobil juga," kata Agung, pengendara mobil yang terjebak macet.

Sebelumnya diberitakan, sebuah kecelakaan karambol terjadi di jalur utama mudik Semarang-Solo, Rabu (27/4) dinihari tadi. Truk tronton bermuatan tabung gas kosong, diduga mengalami rem blong saat meluncur di turunan Jalan Perintis Kemerdekaan Banyumanik Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari data kronologis sementara pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan di lokasi, peristiwa tersebut bermula saat truk trailer yang dikemudikan Kusdilan, melaju dari arah Ungaran menuju arah Kota Semarang. 
Truk bermuatan tabung gas solar dan bernopol L 8790 UE tersebut diduga mengalami rem blong lalu oleng ke kiri menabrak pagar dan trotoar. Kemudian, truk oleng ke kanan dan menabrak sebuah mobil Lexus, mobil Ayla, Mobil  Honda Jazz, mobil box, dan sepeda motor CB.

Laju truk baru berhenti setelah menabrak beton pembatas jalan dan terguling. Ada dua korban meninggal dalam kejadian ini. Yaitu sopir truk  dan pengemudi mobil Ayla. Sementara korban yang lain selamat. (tjs/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT