News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mudik Lebaran, Waspada Titik Rawan Kecelakaan Jalur Arteri Semarang - Solo

Polres Boyolali, Jawa Tengah dalam pengamanan arus mudik atau Operasi Ketupat Candi tahun 2022 akan menerjunkan 620 personel gabungan dari berbagai unsur.
Jumat, 22 April 2022 - 16:42 WIB
Suasana Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 di Mapolres Boyolali.
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, Jawa Tengah – Kepolisian Resort (Polres) Boyolali, Jawa Tengah dalam pengamanan arus mudik atau Operasi Ketupat Candi tahun 2022 akan menerjunkan sebanyak 420 anggota Polres dan 200 personil dari unsur TNI dan Pemerintah. Hal tersebut ditandai dengan melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 dihalaman Mapolres setempat.

Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin mengatakan, sejumlah titik rawan juga telah diantisipasi baik itu titik rawan kecelakaan dan rawan macet di jalur mudik, selain juga mendirikan 7 pos di jalur arteri dan tol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“ Titik rawan laka yang ada di jalur arteri Semarang Solo sepanjang 25 kilometer dan karakteristiknya jalannya lurus kemudian menurun dan kalau malam memang masih kurang penerangan," kata AKBP Asep Mauludin, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 Jumat (22/4/2024).

Sementara ketujuh pos pengamanan dan pelayanan tersebut yakni Pos Terpadu di Monumen Susu Murni, Pasar Ampel, Bangak, Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo dan Gerbang Tol Boyolali. Serta pos pelayanan di rest area tol Solo-Semarang Km 487 A dan Km 487 B yang disediakan pelayanan vaksinasi booster.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, pihak juga sudah meminta jajaran Polsek untuk membentuk atau mendirikan pos pantau di lokasi rawan terutama di tempat wisata.

“Termasuk yang kita dirikan di wilayah Polsek Polsek khususnya di lokasi lokasi wisata, kita juga dirikan pos pelayanan disana untuk menjamin keamanan keselamatan warga yang akan melaksanakan mudik lebaran atau nanti arus wisata setelah lebaran,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara dalam apel tersebut bertindak sebagai pimpinan apel adalah Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan. Apel tersebut sebagai agenda untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan maupun masyarakat yang datang atau melintas di wilayah Kabupaten Boyolali.

“Untuk menciptakan suasana aman nyaman dan tenang untuk masyarakat bisa melaksakan Lebaran tahun 2022 ini. Yang perlu diantisipasi adalah euphoria dari para pemudik yang kemarin sudah dua tahun dilarang mudik, tahun ini sudah diperbolehkan oleh pemerintah pusat kami perkirakan yang melintasi Boyolali akan luar biasa,” katanya.(Ags/Buz).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT