News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teka-teki Identitas Mayat Pria Tanpa Busana di Pati Terungkap

Teka-teki identitas mayat pria tanpa busana yang ditemukan mengapung di area tambak di Desa Karangrejo, Pati, setelah salah satu keluarga melihat media massa
Minggu, 17 April 2022 - 15:37 WIB
Keluarga korban mengecek jenasah Sakir di kamar mayat RSUD RAA dr Soewondo Pati, minggu (17/4/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne/Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah – Teka-teki identitas mayat pria tanpa busana yang ditemukan mengapung di area tambak di Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya terungkap.

Mayat tersebut diketahui bernama Sakir bin Raspani (65), warga Dukuh Rumbut Malang RT 01/ RW 05, Desa Dresi Kulon, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Juwana, AKP Ali Mahmudi, mengatakan terungkapnya identitas korban setelah ada salah satu keluarga korban yang mengetahui berita tentang penemuan mayat dari media massa.

“Setelah mendapat informasi adanya penemuan mayat dari Media Massa dan Medsos, kemudian pihak keluarga dan perwakilan Pemerintah Desa Dresi Kulon melakukan pengecekan di kamar mayat RSUD Pati dan dipastikan bahwa jenazah adalah anggota keluarganya,” ujar Kapolsek Juwana, AKP Ali Mahmudi, Minggu (17/4/2022).

Ali menambahkan, setelah ciri-ciri dan identitasnya dicocokkan, mayat tanpa busana tersebut memang benar merupakan bapak dari pelapor.

"Sudah dipastikan oleh anak korban dan membenarkan itu adalah bapaknya. Selanjutnya pada hari ini, Minggu (17/4/2022) pukul 12.30 wib jenazah telah diserahkan dan diambil oleh anak kandung almarhum,” imbuhnya.

Sementara itu anak korban, Ngatimin, mengatakan bapaknya pergi meninggalkan rumah sejak hari dua hari yang lalu.

“Bapak pergi meninggalkan rumah sejak hari Jumat (15/4/2022) pukul 20.00 wib dan tidak kembali. Selama ini bapak memiliki riwayat sakit lambung,” ujar Ngatimin.

“Saya mewakili keluarga bapak Sakir mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi anggota Polres Pati yang telah memperlakukan jenazah bapak saya secara baik dan mempublikasikan ke media massa sehingga bisa kami kenali,” lanjutnya.

Setelah pihak keluarga menandatangani berita acara penyerahan jenasah, selanjutnya jenazah Sakir dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jenazah bapak akan kami makamkan di pemakaman umum Desa Dresi Kulon Kecamatan Kalori Rembang,” pungkasnya.

Sebelumnya Warga Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di area tambak, Sabtu (16/4/2022). Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki tersebut diperkirakan berusia 60 tahun, dengan tinggi badan 158 cm, dan saat ditemukan dalam keadaan tanpa busana.(arm/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT