News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resahkan Warga, Damkar Kabupaten Semarang Evakuasi Sarang Lebah

Hampir setiap hari dalam sepekan terakhir Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mendapat laporan dari masyarakat mengenai lebah yang membahayakan
Kamis, 14 April 2022 - 14:12 WIB
Suasana tim Damkar lakukan evakuasi lebah yang sering menyerang masyarakat.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Hampir setiap hari dalam satu pekan terakhir Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai keberadaan lebah yang membahayakan masyarakat karena ukuran tawon atau lebah yang cukup besar.

Menanggapi laporan masyarakat ini tim Satpol PP dan Damkar melaksanakan kegiatan operasi tangkap tawon (OTT) di sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco menuturkan, satuan fungsi pada pemadam kebakaran tidak hanya bertugas memadamkan api saat kebakaran terjadi, melainkan juga melaksanakan animal rescue.

“Utamanya hewan-hewan yang berpotensi mengancam keselamatan, misalnya tawon dan ular. Bahkan kemarin kami juga evakuasi kucing yang mengganggu jaringan listrik,” jelasnya saat dijumpai di kantor Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang, Kamis (14/4/2022).

Dikatakan Anang, untuk penanganan gangguan hewan tersebut para anggota pemadam kebakaran memiliki tim khusus dengan keahlian masing-masing dan telah mendapatkan berbagai macam pelatihan.

“Untuk skill pengembangan diri, mereka belajar tutorial di youtube dan media sosial, serta malui sarana yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Danang Widi Santoso menambahkan dalam kurun waktu satu bulan terakhir, terutama di bulan Ramadhan pihaknya sudah menerima sedikitnya lima laporan masyarakat mengenai keberadaan sarang tawon/lebah dengan ukuran cukup besar.

“Kemarin sebelum puasa sudah kita tangani empat sarang tawon di Ambarawa dan Tengaran, dan malam tadi Rabu (13/4/2022) kita lakukan lagi evakuasi di wilayah Bringin,” ujarnya.

Menurut Danang, dalam menangani sarang tawon tersebut perlu keahlian khusus dan juga peralatan yang memadai.

“Awal-awal dulu juga sering kena sengatan tawon. Seiring berjalannya waktu, dapat pelatihan dan memakai alat pelindung diri jadi lebih safety,” ucapnya.

Teknik yang digunakan adalah membuat tawon/lebah pingsan terlebih dahulu dengan menyemprot sarangnya menggunakan bahan bakar.

“Setelah pingsan, baru sarang dibakar atau dievakuasi secara manual dengan tangan, dan waktunya juga harus cepat. Kemudian lampu sekitar juga harus dimatikan, biar tawon tidak datang mendekat,” paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain tawon/lebah tim Damkar juga telah melakukan evakuasi ular yang masuk ke pemukiman penduduk.

“Terakhir kemarin di Beji, ada yang laporan suruh nangkap ular di rumahnya. Apapun itu kita tangani sebagai bentuk layanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Abc/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT