News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Korban Banjir Bandang di Cilacap Mulai Bersihkan Rumah

Pasca banjir bandang yang menerjang ratusan rumah di dua Kecamatan di Cilacap, Jawa Tengah, warga korban banjir mulai membersihkan rumahnya dari endapan lumpur
Jumat, 1 April 2022 - 13:18 WIB
Kondisi rumah warga pasca banjir bandang di Cilacap, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ian Sutriana

Cilacap, Jawa Tengah - Pasca banjir bandang yang menerjang ratusan rumah di dua Kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, warga korban banjir bandang mulai membersihkan rumahnya dari endapan lumpur yang terbawa banjir.

Sebagian warga korban banjir bandang kini mengungsi di tempat sanak family, dan di musola terdekat dari rumah mereka. Untuk genangan air pun, kini sudah tidak terlihat di pemukiman warga, hanya lumpur dan puing-puing kayu yang berserakan akibat terbawa hanyut saat banjir bandang terjadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan masyarakat, akibat banjir bandang yang terjadi pada Kamis malam (31/3/2022) ada 8 rumah warga yang rusak akibat terjangan banjir bandang. 

" Untuk sementara ada 8 rumah di desa kami yang mengalami rusak, ada rumah yang dindingnya jebol karena terjangan banjir bandang, kita kini tengah mengupayakan pembersihan jalan yang tertutup lumpur " kata Wondo, Kepala Desa Cilopadang, Jumat (1/4/2022).

Salah satu rumah yang rusak adalah milik Mustangin yang berada di Rt. 02 Rw. 011, Dusun Benda, Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. 

Tembok rumah bagian samping jebol karena hantaman air yang cukup kencang. Alat-alat rumah tangga pun seperti lemari, kompor, dan alat elektronik lainnya rusak dan kotor. 

" Tembok rumah saya jebol akibat terjangan banjir bandang semalam, alat-alat yang ada didalam rumah pun rusak dan kotor, karena air masuk kedalam rumah " Ujar Mustangin.

Selain rumah, fasilitas umum pun ikut rusak, salah satunya adalah jalan yang menghubungkan Dua Desa antara Desa Cilopadang dan Desa Padangjaya. Pihak Pemerintah Desa telah melaporkan kerusakan ini kepada dinas terkait. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan Pemerintah Desa, bahwa kejadian banjir bandang ini diakibatkan oleh meluapnya Sungai Cileumuh dan Sungai Cilopadang. Luapan air sungai ini menggenangi pemukiman warga dan pesawahan yang berada di sekitar bantaran tanggul sungai. 

Warga korban banjir berharap, adanya penanganan khusus untuk banjir yang kerap terjadi jika hujan deras mengguyur wilayah pegunungan di Kecamatan Cimanggu dan Majenang. Pasalnya banjir bandang bukan kali pertama terjadi di wilayah ini, warga kerap mengalami gagal panen akibat banjir yang sering terjadi. (Ian Sutriana/Buz).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT