News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tumpukan Sampah di TPA Kaliwlingi Brebes Menjulang Tinggi, Kementerian LH Beri Sanksi Administrasi Soal Pengelolaan Open Dumping

TPA Kaliwlingi, yang berada di Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menjadi salah satu dari 343 TPA yang ada di Indonesia, yang mendapatkan sanksi, dikarenakan masih menerapkan pengelolaan sampah open dumping.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 23 Mei 2025 - 13:30 WIB
Tumpukan Sampah menggunung di TPA Kaliwlingi yang ada di Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes Jawa Tengah
Sumber :
  • tvOne - tri handoko

Brebes, tvOnenews.com - Kementerian Lingkungan Hidup memberikan sanksi administrasi terhadap kabupaten/kota terkait tindak lanjut penghentian open dumping. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliwlingi, yang berada di Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menjadi salah satu dari 343 TPA yang ada di Indonesia, yang mendapatkan sanksi, dikarenakan masih menerapkan pengelolaan sampah open dumping.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes disanksi Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dengan Surat Keputusan Nomor 461 Tahun 2025 yang merujuk pada tempat pembuangan sampah sementara (TPAS) Kaliwlingi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat itu berbunyi penerapan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah penghentian pengelolaan sampah sistem pembuangan terbuka (open dumping) pada tempat pemrosesan akhir sampah Kaliwlingi Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.

Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran DLHPS Pemkab Brebes Andriyani mengatakan, bahwa TPA Kaliwlingi yang telah beroperasi sejak tahun 1999, setiap harinya menampung sampah 150 ton hingga 200 ton sampah yang dikirim dari sejumlah kecamatan di wilayah Brebes.

Maka dengan cara pengelolaan sampah yang masih menerapkan open dumping, membuat tumpukan sampah di TPA  menjulang sangat tinggi. Apalagi, TPA Kaliwlingi yang memiliki luas 4 hektar, hanya memiliki dua alat berat, yakni excavator dan buldozer, untuk mengelola tumpukan sampah yang menggunung.

"Akan tetapi saat ini, kami telah menyusun dokumen persiapan penghentian open dumping dan sebenarnya pada tahun 2024 lalu, pihak kami akan mengolah sampah, tidak akan ditumpuk, namun akan pupuk organik, powder dan granul, serta biji plastik," kata Andriyani, Jumat (23/05/2025).

"Sementara untuk sampah plastik nanti kita cacah dan sudah ada tawaran kerjasama dengan pabrik semen di Cirebon. Pabrik itu juga sudah minta kontrak untuk tahun ini. Tapi kita belum siap karena baru akan membangun hanggar," jelas Andriyani.

Dia melanjutkan, untuk mengolah sampah di TPA Kaliwlingi, pada tahun 2024 Pemkab Brebes telah mengalokasikan Rp981 juta untuk membeli 9 alat, diantaranya conveyor, dick mill, hammer mil, mesin crusher, dan granular untuk pupuk. Alat-alat itu bisa digunakan saat sudah ada tempat atau hanggar yang telah disiapkan. 

Untuk mengoperasikan alat-alat tersebut, tahun 2025 ini dianggarkan Rp5 miliar untuk pembangunan hanggar, operasional TPAS dan instalasi listrik tiga fase.

"Namun, karena anggaran terbatas, sehingga kami membuat dan merencanakan secara bertahap," ujar Andriyani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depannya untuk permasalahan sampah harus dibangkitkan kesadaran bahwa pengolahan sampah sejak dari rumah, harus dipilah-pilah mana organik dan mana anorganik.

"Kami juga meminta kepada masyarakat untuk ikut serta bisa memilah-milah mana sampah organik dan mana sampah yang organik," pungkasnya. (tho/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT