GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Hari Dirawat di Rumah Sakit, Seorang Pelajar Korban Tawuran Antar SMK di Pati Meninggal Dunia

Setelah dirawat empat hari di rumah sakit akibat mengalami luka parah dibagian kepala, seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), korban tawuran antar pelajar SMK di Pati, Jawa Tengah, akhirnya meninggal dunia.
Selasa, 13 Mei 2025 - 19:21 WIB
Suasana di rumah duka korban tawuran antar pelajar di Pati, Jawa Tengah, Selasa (13/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Setelah dirawat empat hari di rumah sakit akibat mengalami luka parah dibagian kepala, seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), korban tawuran antar pelajar SMK di Pati, Jawa Tengah, akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, enam pelajar yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap korban, telah ditangkap aparat Satreskrim Polresta Pati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagus Andika (17) siswa kelas X Teknik Audio Video 1 SMK Negeri 2 Pati, dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (13/5/2025) dini hari, setelah empat hari dirawat intensif dan menjalani operasi di RSUD RAA Soewondo Pati, Jawa Tengah.

Bagus menjadi korban dalam tawuran antar pelajar dua SMK yang terjadi pada Jumat (9/5/2025) siang.

Jenazah bagus telah dibawa ke rumah duka di Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, untuk dimakamkan.

Kepala Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Hadi mengungkapkan, korban Bagus Andika tersebut dari keluarga tidak mampu dan merupakan anak yatim.

“Mas Bagus Andika memang dari keluarga tidak mampu. Bapaknya sudah meninggal kurang lebih tiga tahunan,” kata Kepala Desa Panggungroyom, Hadi.

Saat ini, kata Hadi ibu korban sudah menikah lagi dengan lelaki lain.

“Ibunya punya suami lagi. Ini belum sampai selapan dino (35 hari) kelahiran adiknya yang lain bapak,” ungkap dia.

Hadi mengungkapkan, korban yang masih duduk di bangku SMK kelas X ini dikenal baik. Korban sering membantu pekerjaan orang tua dan mencari rumput untuk ternak kambing.

“Anak itu memang baik, karena di desa sini merupakan daerah pertanian jadi ya anak tersebut suka membantu saudara dan ibunya mencari rumput untuk pakan ternak,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada hari Jumat saat waktu sholat jumat terjadi tawuran antar pelajar SMK di jalan Pati-Gembong, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati.

Dalam rekaman CCTV terlihat segerombolan pelajar bermotor melintasi gerbang SMK Negeri 2 Pati. Salah satunya terlihat memukul gerbang sebelum menuju lokasi tawuran.

Rombongan pelajar tersebut bertemu dengan sejumlah pelajar dari SMK Negeri 2 Pati di jalan. Kedua kelompok pelajar SMK tersebut pun terlibat baku hantam.

Bagus Andika terkapar di tengah jalan. Ia hendak diangkat oleh temannya, namun tidak kuat dan ditinggalkan di lokasi kejadian. 

Bagus Andika akhirnya dipukuli oleh kelompok pelajar lainnya menggunakan kayu dan besi hingga mengalami luka parah di bagian kepala. Usai mengeroyok korban, para pelajar tersebut kemudian melarikan diri.

Usai mendapatkan laporan dari warga, aparat Satreskrim Polresta Pati langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, memintai keterangan sejumlah saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Kasat Reskrim Polresta Pati, AKP Heri Dwi Utomo, mengatakan usai mengantongi keterangan saksi dan melakukan olah tkp, pihaknya langsung memburu para siswa yang diduga sebagai pelaku tawuran antar pelajar SMK di  Pati tersebut. Sebanyak enam pelajar SMK akhirnya berhasil diamankan dari sejumlah tempat.

“Kita sudah mengamankan enam pelaku yang diduga pelaku tawuran antar pelajar. Dari enam pelaku ini sementara kita masih kembangkan perannya masing masing,” kata Kasat Reskrim Polresta Pati, AKP Heri Dwi Utomo.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mengamankan enam pelaku tawuran antar pelajar, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

Barang bukti yang diamankan tersebut meliputi sejumlah kayu dan besi galvalum yang digunakan untuk memukuli korbannya, dua stel baju sekolah pramuka, satu buah jaket warna hitam, empat sepeda motor dan satu helm. (arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT