News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lebaran, Dua Bocah Kaka Beradik di Purworejo Ditemukan Tewas di Parit Usai Banjir Melanda

Kakak beradik warga Dusun Bojong RT 002 / RW 007, desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa tengah, ditemukan tewas tenggelam di parit usai banjir melanda desa setempat.
Minggu, 30 Maret 2025 - 20:25 WIB
Suasana di rumah duka saat korban akan dimakamkan, Minggu (30/3/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Suryana

Purworejo, tvOnenews.com - Kakak beradik warga Dusun Bojong RT 002 / RW 007, desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa tengah, ditemukan tewas tenggelam di parit usai banjir melanda desa setempat pada Sabtu malam (29/03/2025). 

Kakak beradik ini ditemukan pasca banjir yang melanda desanya. Keduanya ditemukan pihak keluarga dibantu tetangga dalam kondisi meninggal dunia, sekitar pukul 18.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi yang dihimpun, kedua korban merupakan buah hati pasangan suami istri, Supriyono (45) dan Suginah (43) warga Dusun Bojong rt 002 rw 007 Kecamatan Bagelen.

Mereka adalah Muhammad Mauludin Umar Hakim (8) Pelajar SD, dan adiknya Muhammad Agus Khoiruzzaky (6) Pelajar PAUD.

Semula kedua anak dari ketiga bersaudara itu, bermain-main di posko pengungsian disekitar masjid Al'Mustakim dusun bojong pasca banjir terjadi.

Saat hendak pulang ke rumahnya, kedua kakak beradik itu melewati belakang masjd dimana jalan tersebut masih ada genangan air. Genangan air tersebut adalah parit atau dalam istilah masyarakat setempat blumbang, yaitu kolam berukuran besar dengan kedalaman kisaran 1,5 meter hingga 2 meter.

"Iya benar korban adalah warga kami, tetangga, kakak beradik tenggelam pasca banjir sabtu malam kemarin usai magrib sekitar pukul 18.30wib, kedua korban ditemukan terpisah lokasinya akan tetapi jauh.  dari lokasi parit yang dalam itu," kata Muhadib, warga desa setempat.

Penemuan kedua anak ini bermula saat ayah mereka, Supriyono (45) merasa khawatir anaknya tak kunjung pulang dan mencoba mencari kesana-kemari.  

Padahal, hari sudah beranjak petang. Dia kemudian mencari anaknya.

"Sudah magrib. Ayahnya mencari kekebon belakang masjid dan ketahuan sekitar jam 6 lewat selepas magrib," jelas Hendri setiawan, tetangga korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedua korban ditemukan secara terpisah tapi tidak jauh dari lokasi parit" lanjutnnya.

Setelah kedua korban di semayamkan di rumah duka, sekitar jam 12 siang keduanya di berangkatkan ke tempat pemakaman umum sidowayah desa setempat. (esa/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT