News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Imbau Pemudik Waspada, Tiga Jalur di Purbalingga Ini Rawan Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas

Para pemudik yang akan melintas di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, diimbau mewaspadai sejumlah lokasi yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Senin, 24 Maret 2025 - 14:59 WIB
Kasatlantas Polres Purbalingga AKP Kumala Enggar Anjarani.
Sumber :
  • ANTARA/Sumarwoto

Purbalingga, tvOnenews.com - Para pemudik yang akan melintas di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, diimbau mewaspadai sejumlah lokasi yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Purbalingga AKP Kumala Enggar Anjarani, mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran untuk mewaspadai tiga lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Titik rawan kecelakaan itu berada di tanjakan Bayeman, Jalan Raya Bojongsari KM3, dan Jalan Raya Bukateja yang berbatasan dengan Banjarnegara," kata AKP Kumala di Purbalingga, Senin (24/3/2025).

Kumala mengatakan, Satlantas Polres Purbalingga melakukan upaya-upaya pencegahan melalui pemasangan spanduk maupun banner berisi imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada saat melintasi titik rawan tersebut.

Khusus tanjakan Bayeman, Polres Purbalingga telah mendirikan pos pengamanan terpadu di ruas jalan yang menghubungkan Purbalingga dengan Pemalang.

"Di situ merupakan pos yang terdiri atas Polri dan instansi terkait, dalam hal ini ada dari Dinas Perhubungan, ada dari Satpol PP, Dinas Kesehatan, juga pendukung-pendukung dari swadaya masyarakat lainnya untuk berpartisipasi di situ, dari BPBD juga terkait untuk penanganan bencana," katanya.

Kumala mengatakan keterlibatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga di pos terpadu itu mengingat Desa Bayeman, Kecamatan Karangreja, tidak hanya rawan kecelakaan lalu lintas, tetapi juga daerah rawan bencana alam khususnya tanah longsor.

Polres Purbalingga juga sudah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral yang menghasilkan kesepahaman untuk penanganan-penanganan keadaan darurat, seperti kecelakaan dan bencana alam.

"Kami juga menyiagakan tim satgas quick respons guna penanganan kecelakaan lalu lintas secara terpadu," katanya.

Selain pos pengamanan terpadu di Bayeman, Polres Purbalingga pada Operasi Ketupat Candi 2025 juga mendirikan satu pos pelayanan di Alun-Alun Purbalingga, 32 pos strong point, serta pos pengamanan objek-objek wisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai kondisi jalan di jalur utama arus mudik, Kasatlantas mengatakan berdasarkan pantauan secara umum sudah relatif baik.

"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, baik kabupaten maupun provinsi, apabila ada kerusakan-kerusakan, kami terus koordinasikan. Apabila belum dilakukan perbaikan, kami akan memberikan penanda jalan menggunakan pilox (cat semprot, red) sebagai pencegahan awal," katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT