News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cemburu, Pria di Kota Tegal Nekat Tancapkan Pisau di Pelipis Mata Kekasihnya

Kasus penusukan terhadap seorang perempuan, membuat gempar warga karena melihat korban tergeletak di depan kamar kos dengan kondisi berdarah di bagian wajah.
Sabtu, 8 Maret 2025 - 16:46 WIB
Polisi dan warga saat membawa korban penusukan yang mengenai bagian wajah di rumah sakit, usai ditusuk kekasihnya./ foto: ist.
Sumber :
  • Tim TvOne - Tri Handoko

Tegal, tvOnenews.com - Viral di media sosial, video yang menggambarkan seorang perempuan berbaju hitam tergeletak di atas tandu dan digotong petugas bersama warga menuju ambulance untuk dilarikan ke rumah sakit.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari video berdurasi 42 detik yang beredar di media sosial, korban mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian wajahnya.

 

Dalam video yang beredar, terlihat jelas sebilah pisau masih menancap di wajah bagian kanan korban saat dievakuasi petugas dan sejumlah warga.

 

Terungkapnya kasus penusukan terhadap seorang perempuan, membuat gempar warga sekitar karena melihat korban tergeletak di depan kamar kos dengan kondisi berdarah dengan sebuah pisau yang tertancap di bagian pelipis mata sebelah kanan.

 

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Eko Setiabudi kepada awak media membenarkan peristiwa tersebut, terjadi di rumah kost yang berada di Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, pada Kamis 6 Februari 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.

 

"Memang benar ada peristiwa penganiayaan terhadap seorang penghuni kos-kosan yang mengalami luka tusukan di bagian wajahnya," kata Eko Setiabudi, Sabtu (8/3/2025) siang.

 

Korban diketahui bernama RN (33), warga Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sedangkan pelaku diketahui kekasih korban sendiri bernama SRP (34) yang juga sama-sama warga Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.  

 

"Pelaku ternyata pacar dari pada korban sendiri. Dari hasil penyidikan sementara motif penganiayaan dilakukan pelaku akibat cemburu. Korban dituduh telah berselingkuh," ungkap Eko Setiabudi.

 

Sementara pihak kepolisian, Eko menambahkan bahwa hingga saat ini (Sabtu,8/2/2025), polisi belum bisa memintai keterangan korbannya yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus penganiayaan seorang perempuan penghuni kos. Pelaku juga sudah kami amankan," ungkapnya. (tho/dan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT