News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Video Viral Seorang Pria di Tegal Dirantai di Sebuah Pohon dan Dianiaya 5 Pemuda

Jagat maya digemparkan oleh video berdurasi 40 detik, yang memperlihatkan penganiayaan terhadap seorang pria di Kota Tegal, dengan cara diikat menggunakan rantai di sebuah pohon.
Rabu, 18 Desember 2024 - 11:34 WIB
Para pelaku penganiayaan seorang pria di Kota Tegal setelah diamankan polisi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Tegal, tvOnenews.com - Jagat maya digemparkan oleh video berdurasi 40 detik, yang memperlihatkan penganiayaan terhadap seorang pria dengan cara diikat menggunakan rantai di sebuah pohon.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian penganiayaan terjadi pada Kamis 12 Desember 2024, sekitar pukul 17.00 WIB sore, yang dilakukan oleh 5 orang, di daerah Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum kejadian pengeroyokan. Korban terlebih dulu janjian dengan salah satu pelaku di sebuah SPBU di daerah Kabupaten Tegal.

Setelah ketemu dengan korbannya, para pelaku membawa korban ke dalam mobil dan dibawah ke sebuah tempat obyek wisata pantai di Kota Tegal dan dikeroyok serta direkam dengan menggunakan kamera handphone.

Dalam video berdurasi 40 detik memperlihatkan korban dalam keadaan terikat rantai besi di sebuah pohon. Korban yang sudah tak berdaya dan hanya mengenakan celana dalam kembali mendapat bogem mentah. 

Salah satu pelaku berbadan gempal perut buncit dan bertelanjang dada sempat mengucap dalam bahasa khas Tegal nama Yono Berto

"Kiye delengna ya, wong sing gampanganane wani macem-macem karo Yono Berto, raine deleng kye mbokan ketemu ning ndalan ora mundur (nih lihat ya, orang yang berani macam-macam sama Yono Berto, wajahku lihat ini kalau ketemu di jalan) ," kata seorang pelaku dalam rekaman video.

Pelaku kemudian melayangkan tiga pukulan tangan kosong cukup keras ke wajah korban. Korban pun sempat mengerang kesakitan. 

"Kiye miki aku ngantem lirihan lho, kwe antemane anake nyong (itu tadi mukul pelan lho, itu pukulan anak saya), nyong esih melas karo kowen angger ora melas tak pateni (saya masih kasihan sama kamu, kalau tidak kasihan tak bunuh)," jelas pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah video kekerasan viral di media sosial. Petugas kepolisian dari Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengamankan para pelaku. Kelimanya yakni KRN (42), RAK (26), NS (22), MFI (21), dan satu masih di bawah umur FBS (16).

Dalam keterangan persnya, Wakapolres Tegal Kota Kompol Yulius Herlinda mengatakan, bahwa motif penganiayaan dikarenakan korban tidak mengembalikan uang muka yang telah diberikan salah seorang pelaku untuk berangkat melaut sebagai anak buah kapal (ABK).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT