News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RSUD Kudus Siapkan Tiga Skenario Hadapi Potensi Lonjakan Pasien Covid-19

Lonjakan kasus Covid-19, Bupati Kudus bersama dengan Kapolres dan Dandim 0722/Kudus mengecek ketersediaan tempat tidur ruang isolasi di RSUD dr. Loekmono Hadi
Rabu, 16 Februari 2022 - 19:05 WIB
Bupati Kudus beserta Forkopimda mengecek kesiapan ruang isolasi di RSUD Kudus, Rabu (16/2/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah – Sebagai langkah kesiapan menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa tengah, Bupati Kudus bersama dengan Kapolres dan Dandim 0722/Kudus mengecek ketersediaan tempat tidur ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Rabu (16/2/2022).

Selain mengecek jumlah ketersediaan tempat tidur, mereka juga memastikan kesiapan rumah sakit. Baik dari sarana prasarana, logistik hingga sumber daya manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, saat ini RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menyediakan sebanyak 87 tempat tidur di ruang isolasi. Dengan rincian 79 tempat tidur ruang isolasi biasa dan 8 tempat tidur ruang ICU isolasi.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi menyampaikan, sebelumnya pihaknya menyediakan 59 tempat tidur di ruang isolasi. Namun karena terjadi peningkatan jumlah pasien, akhirnya pihaknya membuka satu bangsal untuk dijadikan ruang isolasi.

”Dahlia II kami buka untuk dijadikan ruang isolasi. Jadi saat ini total ada 87 tempat tidur isolasi. Rinciannya 79 tempat tidur di ruang isolasi biasa dan 8 tempat tidur di ruang ICU isolasi,” katanya.

Saat ini ada 38 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit berplat merah ini. Dengan rincian 8 suspek dan 30 konfirmasi. Sementara tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) ruang isolasi 43 persen. Meskipun demikian, Aziz membeberkan akan menambah tempat tidur isolasi hingga 120.

Pihaknya mengakui telah menyiapkan tiga sekenario untuk menghadapi lonjakan pasien Covid-19. Skenario pertama saat kondisi pasien sedikit, pihaknya menjaga agar jangan sampai BOR tinggi. Pada kondisi ini, RSUD menyiapkan 51 tempat tidur isolasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika terjadi lonjakan pasien Covid-19,  pihaknya menyiapkan skenario kedua. Menambah jumlah tempat tidur menjadi 120 dengan membuka ruang isolasi baru. Sementara skenario terakhir disiapkan ketika lonjakan pasien Covid-19 terus terjadi.

”Skenarionya seperti waktu lonjakan kasus pasca lebaran tahun lalu. Yakni menyisakan dua bangsal umum dan menerapkan team work leveling. Tapi kami berdoa agar tidak sampai dengan kondisi seperti itu. Mudah-mudahan segera turun dan selesai,” pungkasnya. (Galih Manunggal/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT