News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Plafon Ruang Kelas SMPN 2 Tunjungan Blora Ambrol saat Ujian Berlangsung, Satu Siswa Terluka

Atap plafon salah satu ruang kelas di SMPN 2 Tunjungan, Blora Jawa Tengah, tiba-tiba ambrol menimpa sejumlah siswa saat sedang digelarnya penilaian sumatif akhir semester, Jumat (6/12/2024). 
Jumat, 6 Desember 2024 - 18:49 WIB
Seorang guru saat membersihkan sisa-sisa plafon yang ambrol, Jumat (06/12/2024)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, tvOnenews.com - Atap plafon salah satu ruang kelas di SMPN 2 Tunjungan, Blora Jawa Tengah, tiba-tiba ambrol menimpa sejumlah siswa saat sedang digelarnya penilaian sumatif akhir semester, Jumat (6/12/2024). 

Peristiwa ini sontak membuat sejumlah siswa panik dan berhamburan keluar kelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala sekolah SMPN 2 Tunjungan, Sudar mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wib saat siswa sedang mengikuti penilaian sumatif akhir tahun. Satu siswa luka dan 4 lainnya mengalami syok berat akibat peristiwa itu.

" Yang luka satu orang tapi ringan cukup ditangani di UKS. Empat orang lainnya syok berat karena mungkin kaget. Dan setelah dikasih minum diisolasi di ruang kepala sekolah bisa kembali mengerjakan ujian," kata Sudar.

Menurut Sudar, Pasca kejadian kegiatan ujian dipindah di pendopo sekolah. Setelah selesai mengerjakan seluruh siswa langsung dipulangkan.

"Begitu atap ambrol, Siswa diselamatkan keluar semua, dan tas-tas itu ada Bapak Ibu guru mengambilkan tas supaya membantu siswa untuk keluar ruangan, dan dipindah ruangannya tadi  mengerjakan di pendopo. Ini sudah selesai karena hari jumat cuma satu mata pelajaran," ujarnya.

Sudar menduga ambrolnya plafon disebabkan beban yang terlalu berat. Terlebih terjadi pergerakan tanah yang menyebabkan atap plafon terjadi pergeseran posisi.

"Ambrolnya plafon  yang pertama mungkin material plafon terlalu berat, yang kedua kalau basah tidak, karena tanah disini kan bergerak ya jadi mungkin atas terjadi perubahan posisi plafonnya itu sehingga ambrol ," paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo yang meninjau langsung ke lokasi mengaku akan segera melakukan perbaikan plafon yang ambrol.

"Nanti segera kita perbaiki tahun 2025 ini. Sudah ada anggarannya, Nanti sekitar Rp 200 juta. Januari kan perencanaan, mungkin di Februari sudah bisa jalan," jelasnya.(agw/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT