News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Bangunan Sejumlah SD Negeri di Paguyangan Brebes Ambruk dan Rusak Parah

Bangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Winduaji 06 di Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah mengalami kerusakan parah hingga menganggu proses belajar mengajar siswa di sekolah tersebut.
Selasa, 26 November 2024 - 13:13 WIB
Ruang kelas di sejumlah sekolah SD negeri di Kecamatan Paguyangan terpaksa harus disanggah dengan bambu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Bangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Winduaji 06 di Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah mengalami kerusakan parah hingga menganggu proses belajar mengajar siswa di sekolah tersebut.

Dari informasi yang didapat pihak sekolah, ada 2 ruang kelas di SD Negeri Winduaji 06 yang bagian atapnya ambruk sejak tahun 2022 lalu. Sementara 3 ruang kelas lainnya mengalami kerusakan parah, sehingga harus disanggah dengan menggunakan bambu sebagai penyangga darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala SD Negeri Winduaji 06 Anwar Rosidi kepada awak media mengatakan, dengan kerusakan sejumlah ruang, membuat khawatir guru maupun siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah.

"Untuk 2 ruang kelas yang atapnya ambruk, sudah digunakan untuk proses belajar mengajar. Namun, 3 ruang kelas yang atapnya ditopang dengan bambu, masih kami gunakan mengajar," kaya Anwar, Selasa (26/11/2024) pagi.

Pihak sekolah mengakui, ruang kelas yang rusak parah dan terpaksa masih digunakan untuk proses belajar mengajar, dikarenakan tidak ada pilihan lagi meski dengan keterbatasan dan sangat membahayakan keselamatan guru maupun siswa.

"Kami sudah melaporkan hal ini, tapi hingga kini belum ada tindakan untuk pembangunan kembali," jelas Anwar.

Untuk proses belajar mengajar para siswa terpaksa harus bergantian dengan siswa kelas lainnya.

"Kami terpaksa mengatur jadwal belajar pada siswa secara bergiliran," jelas Anwar.

Hal sama dialami SD Negeri Ragatunjung 02, yang terdapat satu ruang kelas yakni ruang kelas 3 ambruk pada 2020. Namun, ironisnya hingga kini belum ada bantuan perbaikan.

"Akibatnya berdampak juga pada kelas lainnya. Dimana siswa kelas 1 dan 2 terpaksa belajar secara bergilir dengan jadwal pagi dan siang," ungkap Kepala Sekolah SD Negeri Ragatunjung 02 Dikin.

Dari pantauan di lapangan, tidak hanya dua sekolah tersebut. Namun, sejumlah sekolah SD negeri lainnya di Kecamatan Paguyangan juga mengalami kerusakan parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SDN Pakujati 01 dan SDN Pagojengan 03 menghadapi situasi yang lebih berisiko. Ruang kelas yang ditempati 37 siswa di SDN Pakujati 01 harus disangga bambu untuk mencegah atap runtuh. 

Hal serupa terjadi di SDN Pagojengan 03, di mana dua ruang kelas V dan VI juga disangga bambu. Kekurangan ruang kelas juga dialami SDN Wanatirta 04, yang hanya memiliki enam ruang kelas untuk 254 siswa. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT