GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Pria di Klaten Ditemukan Tewas Membusuk di Garasi Rumah

Mayat pria ditemukan di sebuah garasi rumah di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (3/10/2024). Korban tewas diduga karena penyakit yang dideritanya.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 18:08 WIB
Petugas gabungan saat lakukan evakuasi jasad korban, Kamis (3/10/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Indratno Eprilianto

Klaten, tvOnenews.com - Mayat pria ditemukan di sebuah garasi rumah di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (3/10/2024). Korban tewas diduga karena penyakit yang dideritanya.

Peristiwa penemuan mayat berawal dari warga yang curiga dengan adanya bau busuk dan menyengat. Warga kemudian melaporkan hal itu kepada ketua RT setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban adalah TW (53), warga Desa Trunuh.

"Saya dapat laporan dari warga, jam 10.30 WIB. Ibu-ibu datang ke rumah saya bilang ada bau bangkai, minta saya untuk coba dicek, katanya mungkin tikus wirok mati," kata Ketua RT 02, Pujoyanto.

Pujoyanto bersama warga kemudian mendatangi lokasi. Saat dicek ditemukan korban TW sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Pujoyanto mengatakan, sebelum meninggal dunia TW sempat mengeluh sakit dan sempat periksa ke dokter.

"Memang sempat mengeluh sakit jantung, kaki juga bengkak, ada luka di kaki. Tadi juga ditemukan obat jantung, sekarang obatnya di bawa adiknya," ucapnya.

Pujoyanto menyebut penyakit yang diderita oleh TW belum lama. Warga terakhir bertemu dengan TW pada Senin, 30 September 2024.

"Memang di rumah hidupnya sendiri, tidak bekerja. Kalau dulu jadi tukang parkir di warung soto seger dekat kecamatan. Setau saya sakitnya belum lama, sempat cerita dadanya sesak, sudah periksa katanya jantung," imbuhnya.

"Saya terakhir ngobrol dengan korban itu hari Senin. Dia cerita baru saja periksa, sakit, jalannya sudah sempoyongan, dadanya sesak," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsubsektor Klaten Selatan, Iptu Suhedi menjelaskan petugas kepolisian mendapat laporan terkait temuan mayat pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim inafis diperkirakan korban TW sudah meninggal 3 hari yang lalu.

"Dapat informasi dari warga, Polsek langsung ke TKP dan menghubungi instansi terkait. Korban hidup sendiri di rumahnya," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi ditemukan di garasi rumah, korban dalam kondisi duduk di kursi yang biasa digunakan. Korban punya penyakit bawaan, komplikasi, jantung, ada darah tinggi dan asam urat juga," tuturnya.

Iptu Suhedi menyebut keluarga TW telah merelakan meninggalnya korban. Jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman umum Mayungan. (ieo/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT