News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringati HUT RI ke-79, Warga di Pati Kirab Bendera Raksasa Sepanjang 100 Meter

Meriahkan HUT kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, ratusan warga dan pelajar SD hingga MTs di Pati, Jawa Tengah, menggelar kirab bendera merah putih sepanjang seratus meter keliling desa, Jumat (16/8/2024).
Jumat, 16 Agustus 2024 - 16:31 WIB
Kirab bendara merah putih raksasa di Desa Giling, Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah, Jumat (16/8/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Meriahkan HUT kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, ratusan warga dan pelajar SD hingga MTs di Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, membentangkan dan menggelar kirab bendera merah putih sepanjang seratus meter keliling desa, Jumat (16/8/2024).

Mereka tampak antusias mengarak bendera raksasa sepanjang 100 meter dan lebar sekitar 2 meter. Gambar Garuda Pancasila berukuran besar juga ikut diarak dalam kirab bendara raksasa itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah warga peserta kirab juga ikut mengangkat gunungan yang berisi jajanan. Sementara ibu-ibu dan bapak-bapak mengiringi di belakang sambil memainkan rebana hadroh.

Kirab bendera merah putih ini pun menjadi perhatian warga setempat. Warga yang menonton dipinggir jalan desa kemudian menyalakan handphone untuk mengambil momen yang istimewa tersebut.

Bahkan sebagian dari mereka ada yang ikut swafoto dengan latar belakang bendera merah putih yang diarak tersebut.

Kepala Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Sutrimo mengatakan, Kirab Bendara Raksasa ini merupakan inisiatif dari Grub Hadroh Gandrung Rosul yang berada di desa tersebut. Mereka mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk memperingati HUT RI dengan kirab bendara raksasa. 

”Kirab bendera merah putih sepanjang seratus meter yang dilaksanakan di Desa Giling ini memang setiap tahun digelar untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI,” kata Kepala Desa Giling, Sutrimo.

Kirab bendera merah putih sepanjang seratus meter ini digelar bertujuan untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan cinta tanah air kepada para generasi muda.

“Ini tentunya untuk membina anak-anak supaya merasa tumbuh patriotisme. Karena kalau tidak diadakan seperti ini, mungkin generasi generasi yang akan datang sudah tidak akan menghiraukan atau tidak ada rasa patriotisme ke negara kita tercinta Indonesia ini,” ungkap dia.

Sutrimo menjelaskan, kirab bendera merah putih raksasa ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai unsur. Mulai dari siswa SD, MTs hingga tokoh-tokoh masyarakat di Desa Giling. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Rutenya mengelilingi tiga perdukuhan, Jenon, Ngerancan dan Gemiring. Kalau sampai desa jangkauannya jauh. Karena medan kita perbukitan,” ucapnya. 

Sementara itu, salah satu warga, Dyah Puji Astuti mengaku senang bisa melihat kirab bendara raksasa ini. Menurutnya, kirab bendera raksasa ini merupakan cara baru memperingati HUT RI. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT