News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pamit Mencari Ikan di Sungai, Seorang Warga Pati Ditemukan Tewas Tenggelam

 Warga Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan kabar tentang hilangnya seorang pencari ikan di Sungai Kalidoro, Desa Talun.
Senin, 5 Agustus 2024 - 17:06 WIB
Korban tewas tenggelam saat dievakuasi tim gabungan, Senin (5/8/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Warga Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan kabar tentang hilangnya seorang pencari ikan di Sungai Kalidoro, Desa Talun.

Agus Sugiono (36) warga Desa Rogomulyo, Kecamatan Kayen, Pati, yang pamit kepada keluarganya akan pergi menyetrum ikan dilaporkan hilang, Minggu (4/8/2024) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Kayen AKP Parsa, mengungkapkan awalnya pada Minggu pagi korban pamit kepada keluarganya untuk pergi mencari ikan dengan cara nyetrum di sungai Desa Talun.

Namun hingga Minggu sore, korban tak kunjung pulang. Keluarga bersama warga kemudian mencari keberadaannya di sekitar Sungai Kalidoro Desa Talun. Sesampainya di sungai tersebut, mereka hanya menemukan sepeda motor korban.

”Korban Minggu pagi sekitar jam 08.00 WIB pamit kepada keluarganya untuk pergi menyetrum ikan di Sungai Kalidoro Desa Talun dengan mengendarai sepeda motor,” kata Kapolsek Kayen, AKP Parsa, Senin (5/8/2024).

“Tapi hingga jam 16.00 WIB, korban tidak ada pulang ke rumah. Kemudian pihak keluarga mencarinya di sungai dan hanya menemukan sepeda motor korban terparkir. Sementara Agus Sugiono tidak ada,” lanjut dia.

Pihak keluarga kemudian menghubungi perangkat Desa Rogomulyo dan diteruskan ke Polsek Kayen. Mendapat laporan orang hilang di sungai, aparat Polsek Kayen lalu mengkoordinasikan kepada Tim Gabungan untuk melakukan pencarian korban.

”Kemudian dilakukan pencairan bersama tim gabungan dari BPBD Pati, Polsek dan Koramil Kayen, relawan serta dibantu keluarga korban dengan menyusuri aliran sungai. Namun hingga Minggu malam pukul 22.00 WIB, korban belum ditemukan dan pencarian dihentikan,” ujarnya.

Pencarian korban dilanjutkan pada Senin (5/8/2024) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Korban akhirnya berhasil ditemukan dari lokasi 100 meter ke arah barat dengan posisi korban masih berada di dasar sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Pada Senin pukul 06.30 WIB korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam air sungai dengan kedalaman sekitar 1 meter dan berjarak sekitar 100 meter dari sepeda motornya yang diparkir,” ungkap dia.

“Saat ditemukan korban masih menggendong alat setrum pencari ikan. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT