News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Anak Muda Pencari Kerja Padati Disnaker Kab.Semarang, Ajukan Lamaran di 26 Perusahaan

Setidaknya 1.500 pencari kerja memadati halaman Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang untuk melamar kerja pada 26 stand perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan dalam Job Fair 2024.
Kamis, 18 Juli 2024 - 20:21 WIB
Suasana ribuan pencari kerja padati Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Setidaknya 1.500 pencari kerja memadati halaman Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang untuk melamar kerja pada 26 stand perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan dalam Job Fair 2024.

Dalam Job Fair yang dibuka selama 2 hari mulai tanggal 17 hingga 18 Juli 2024 disediakan kesempatan hingga 2000 lowongan pekerjaan dari berbagai bidang profesi mukai dari perbankan, industri hingga pariwisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang Taufiqurrahman mengatakan, saat ini tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Semarang mencapai 26 ribu orang atau 4,05 persen.

" Peningkatan Angka tersebut naik akibat covid 19 beberapa waktu lalu. Dengan berbagai inovasi termasuk Peresmian Posko Kolaborasi Pemerintah dan Swasta kami mentargetkan TPT bisa turun di angka 3,8 persen. Syukur-syukur bisa seperti saat sebelum covid yakni 2,7 persen," ungkap Taufiq.

Dikatakan juga oleh Taufiq, memang terbanyak di usia produktif, sehingga pembekalan kegiatan pelatihan pun bisa menjadi salah satu jalan keluar jika tidak ingin bekerja ikut perusahaan.

" Kami sekarang sudah ada SIPPPOLIN. Sehingga tidak perlu menunggu job fair nanti informasi lowongan terbaru kita sampaikan lewat SIPPPOLIN. Hari ini ada 2.000 lowongan yang mendaftar sudah 1.500 di hari pertama. Harapannya ini bisa menampung seluruh pelamar ya," imbuhnya.

Job FairDinas Tenaga Kerja akan digelar selama dua hari dan dibuka oleh Wakil Bupati Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Wakil Bupati Semarang, Basari menambahkan para pencari kerja pun juga harus terus meningkatkan kemampuan.

" Sehingga para pencari kerja dapat memenuhi kebutuhan perusahaan penyedia lapangan kerja. Saat ini perusahaan butuh skill atau kemampuan dari pekerja. Diharapkan anak anak muda ini terus mengasah kemampuan mereka," tambahnya. (abc/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT