News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Budidaya Tokek Hias, Seorang Warga Rembang Raup Puluhan Juta per Bulan

Seorang warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menggeluti bisnis budidaya tokek hias atau gecko. Meraup pendapatan hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya.
Kamis, 6 Januari 2022 - 13:09 WIB
Tokek hias (Gecko) bernilai jual jutaan rupiah per ekor
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Rembang, Jawa Tengah - Seorang warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menggeluti bisnis budidaya tokek hias atau gecko. Meskipun terdengar aneh, dari budidaya tokek hias ini bisa meraup pendapatan hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Aktivitas setiap hari Ivan Kurniawan, warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, merawat dan memberi makan ratusan tokek hias atau Gecko yang dibudidayakan di rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ivan Kurniawan, mengungkapkan sejak 7 tahun terakhir ini ia menggeluti bisnis budidaya tokek hias. Ivan awalnya hobi memelihara reptil. Setelah beberapa tahun kemudian, ivan memberanikan diri untuk terjun dalam pembudidayaan tokek hias atau Gecko.

“usaha jual beli tokek hias ini saya mulai tahun 2014 pertengahan, awalnya saya dikasih saudara cuma memelihara. Terus saya coba iseng breeding, ternyata berhasil. Dari situlah saya kemudian tekuni breeding ini terus mulai jualan gecko,” ujar Ivan Kurniawan, kamis (6/1/2022).

Tokek hias atau gecko yang dibudidayakan Ivan Kurniawan ini merupakan jenis tokek yang terdapat di Pakistan, India dan Iran. Gecko menjadi hewan peliharaan populer karena warna tubuhnya yang indah dan perawatannya yang mudah.

Ivan menyilangkan beberapa jenis Gecko sehingga mendapatkan Gecko dengan aneka macam gen dan warna. Terdapat 350 indukan Gecko yang saat ini di kembangbiakan Ivan Kurniawan.

Ivan Kurniawan, mengatakan di masa Pandemi Covid-19 permintaan tokek hias atau Gecko meningkat hingga 100 persen. Jika sebelumnya setiap bulan rata-rata menjual sekitar 25 ekor, saat Pandemi Covid-19 meningkat menjadi 40 sampai 60 ekor tokek hias.

“Di masa pandemi penjualan cenderung meningkat, terutama waktu awal pandemi itu kan banyak orang orang yang pada WFH jadi mungkin butuh teman untuk main di rumah sehingga penjualan gecko meningkat hingga seratus persen,” tambahnya.

Ivan Kurniawan menjual tokek hias ini dengan harga bervariasi, mulai Rp100 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenis gen, warna Gecko dan pernah menjuarai kontes reptil.

“Kalau harga termurah itu saya jual anakan umur 1 sampai 3 bulan harga seratus ribuan. Kalau termahal ya saya jual antara delapan sampai sepuluh juta,” pungkasnya.

Tak hanya memenuhi permintaan pecinta reptil di Indonesia, Ivan juga menjualnya hingga ke beberapa negara, seperti Singapura dan Malaysia. Dari budidaya tokek hias ini, setiap bulan Ivan Kurniawan bisa mendapat omzet hingga puluhan juta rupiah. (Abdul Rohim/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT