News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nelayan Rembang Berhenti Melaut Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan Naik

Angin kencang disertai gelombang tinggi di laut Jawa, membuat pasokan ikan di TPI Tasikagung Rembang, Jawa Tengah, sedikit karena banyak nelayan berhenti melaut
Selasa, 4 Januari 2022 - 20:18 WIB
Kapal ikan bersandar di dermaga TPI Tasikagung, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Selasa (4/1/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Rembang, Jawa Tengah - Cuaca buruk angin kencang disertai gelombang tinggi diperairan Laut Jawa, membuat pasokan ikan di TPI Tasikagung Rembang, Jawa Tengah, sedikit karena banyak kapal ikan yang berhenti melaut. Akibatnya harga ikan mengalami kenaikan karena stok ikan laut menurun sementara permintaan ikan meningkat.

Kencangnya angin dan tingginya gelombang laut di perairan laut Jawa, Rembang, Jawa Tengah dalam sepekan terakhir menjadi penyebab utama naiknya harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung, Rembang, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cuaca buruk juga membuat hasil tangkapan nelayan berkurang, bahkan sejumlah nelayan enggan melaut karena takut cuaca ekstrem. Akibatnya harga ikan mengalami kenaikan.

Kaur Tata Usaha TPI Tasikagung Rembang, Bintoro, mengatakan, harga sejumlah jenis ikan konsumsi mengalami kenaikan. Seperti ikan kakap merah yang sebelumnya Rp12 ribu kini naik menjadi Rp15 ribu.

“Harga ikan naik antara 10 hingga 15 persen per kilogram. Harganya naik karena pasokan ikan dari nelayan sedikit karena banyak nelayan yang tidak melaut akibat cuaca buruk, sementara permintaan ikan banyak,” ujar Bintoro, selasa (4/1/2022).

Untuk ikan layang lonco yang biasanya di jual Rp 16 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 18 ribu. Ikan cethak yang semula Rp8 ribu, naik menjadi Rp9 ribu per kilogram. Ikan tongkol dari Rp 13 ribu, naik menjadi Rp15 ribu per kilogram.

Selain itu, situasi cuaca yang tidak stabil di laut menyebabkan kondisi ikan buruk sehingga tidak layak jual di pasaran.

“Kondisi cuacanya buruk, jadi ikan-ikan hasil tangkapan pada rusak, ada yang pecah perut saat bongkar muat,” tambahnya.

Hingga selasa (4/1/2022), ratusan kapal nelayan masih bersandar di dermaga Pelabuhan TPI Tasikagung Rembang. Para nelayan berhenti melaut sementara, menunggu hingga cuaca di perairan laut jawa kembali normal.(Abdul Rohim/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT