News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sungguh Tega, Seorang Adik di Klaten Aniaya Kakak Kandung Hingga Tewas

Warga Desa Gemblegan, Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah geger adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh adik terhadap kakak kandungnya. Korban meninggal dunia dengan luka pada bagian kepala.
Kamis, 25 April 2024 - 21:54 WIB
Garis polisi terpasang di tempat kejadian perkara (TKP) kasus penganiayaan di Desa Gemblegan, Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Indratno Eprilianto

Klaten, tvOnenews.com - Warga Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah geger adanya peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan oleh adik terhadap kakak kandungnya. Korban meninggal dunia dengan luka pada bagian kepala.

"Kejadian tadi malam. Tahu-tahu ada suara teriak-teriak lalu warga keluar. Setelah dilihat korban sudah meninggal dunia. Luka di kepala. Yang korban kakak, terduga pelakunya adik," ujar Bambang, warga setempat, saat ditemui Kamis (25/04/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bambang menjelaskan, terduga pelaku dan korban adalah kakak beradik yang tinggal dalam satu rumah. Saat peristiwa tersebut terjadi, tidak ada warga yang berani mendekati rumahnya. Apalagi, terduga pelaku pernah mengalami riwayat gangguan jiwa

"Cuma dengar teriak-teriak, gak berani masuk. Takut, kan dia (terduga pelaku) gangguan jiwa," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Yulianus Dica Ariseno membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan peristiwa penganiayaan hingga meninggal dunia terjadi pada Rabu (24/04/2024) malam.

Korban adalah Sutoto (57) mengalami luka parah pada bagian kepala. Sedangkan terduga pelaku yakni Sugiyo Pranoto (51), merupakan adik kandung korban. Keduanya adalah saudara kandung yang tinggal dalam satu rumah.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait motif kejadian tersebut, sebab terduga pelaku belum bisa menjawab dalam keadaan normal.

Polisi juga akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap terduga pelaku apakah mengalami gangguan jiwa atau tidak. Hal ini karena terduga pelaku mempunyai riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, terduga pelaku pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Klaten. Untuk itu langkah-langkah yang akan kami ambil adalah kami akan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan terduga pelaku apakah benar mengalami gangguan jiwa atau tidak," ujarnya.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga telah menyita barang bukti berupa kayu dan batu bata. Sedangkan jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta untuk kepentingan autopsi. (ieo/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT