News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antrean Panjang Ratusan Warga di Solo Tukar Uang Baru untuk Lebaran

Ratusan warga di Kota Solo, Jawa Tengah rela antre panjang demi memperoleh uang baru untuk kebutuhan Lebaran 2024.
Selasa, 2 April 2024 - 15:14 WIB
Penukaran uang baru di Halaman Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (2/4/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Solo, tvOnenews.com - Ratusan warga di Kota Solo, Jawa Tengah rela antre panjang demi memperoleh uang baru untuk kebutuhan Lebaran 2024. Antrean tersebut terlihat di Kantor Balai Kota Surakarta sejak Selasa (2/4/2024) pagi.

"Di bank sudah habis, disuruh datang Subuh. Terus saya lihat di sini ada mobil kas keliling, ya sudah saya ikut antre di sini," kata Uut, salah satu warga Kampung Nayu, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari Solo yang akan menukar uang baru sebesar Rp1 juta.

Uut mengatakan akhirnya ikut antre di tempat tersebut karena tidak kebagian nomor antrean saat di bank. Meski harus antre panjang, ia mengaku tetap lebih memilih menukar uang di loket resmi dan tidak menukar di pedagang uang baru.

"Di sana kan nambah biaya, lumayan sampai 10 persen. Kalau di tempat-tempat resmi kan nggak ada biaya tambahan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Perwakilan (Kpw) BI Surakarta Dwiyanto Cahyo Sumirat terus mengimbau ke masyarakat agar menukarkan uang baru di loket resmi, baik di mobil kas keliling milik Bank Indonesia, mobil kas perbankan, maupun di kantor perbankan.

"Kami menyediakan 93 titik di Solo Raya," kata Dwiyanto Cahyo.

Dwiyanto mengatakan untuk penukaran uang baru di perbankan sudah dapat dilakukan sejak Senin (1/4) sampai dengan Jumat (5/1).

"Kami ajak masyarakat pada saat ingin melakukan penukaran, tukarlah di tempat resmi yang sudah ditentukan, karena kalau menukarkan di tempat resmi, yang pertama tidak ada biaya, kedua jumlah yang ditukarkan dengan yang diterima sama karena tidak ada biaya tambahan," katanya.

Selain itu, dengan menukarkan uang di tempat resmi maka dapat mencegah risiko peredaran uang palsu.

"Karena momentum Lebaran ini, oleh pihak bertanggung jawab bisa menyisipkan uang palsu di situ. Jadi kalau menukarkan uang baru di tempat resmi maka dapat uang asli, jumlah sesuai yang ditukarkan, dan tidak ada biaya tambahan," katanya. (ant/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT