News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Kompleks Kantor Camat Paninggaran Kab. Pekalongan

Sesosok mayat laki-laki ditemukan di komplek perkantoran Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Selasa (5/3/2024).
Selasa, 5 Maret 2024 - 16:51 WIB
Aparat kepolisian saat lakukan pemeriksaan mayat yang ditemukan di kantor kecamatan, Selasa (5/3/2024)
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Pekalongan, tvOnenews.com - Sesosok mayat laki-laki ditemukan di komplek perkantoran Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Selasa (5/3/2024).

Identitas mayat diketahui berinisial H (55) yang merupakan warga Desa Paninggaran. Dari pengamatan, diperkirakan korban sudah meninggal sejak 5 hari yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk di kursi sofa dan tangan kanan masih memegang remote TV. Diketahui korban berinisial H (55) warga Desa Paninggaran, dan tinggal di rumah dinas seorang diri” kata Kapolsek Paninggaran Kompol Agus Supriyono, Selasa (5/3/3034).

Kompol Agus menjelaskan, penemuan mayat pertama kali dilpaporkan oleh warga, Wahiri (55) dan Ali Mustofa (36) yang merupakan teman korban yang saat itu sedang mencari keberadaan korban.

"Menurut saksi, pada hari Rabu (28/2/2024) lalu, diketahui korban mengeluhkan sesak nafas kepada saksi.  Teman korban selanjutnya mengajak untuk memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas Paninggaran, namun ditolak oleh korban." kata Kompol Agus Supriyono, Selasa (5/3/2024).

Kemudian pada Selasa, 5 Maret 2024 pagi tadi, sekitar pukul 06.00 wib, kedua teman korban ini mencari keberadaannya, karena sudah 4 hari tidak bertemu dengan korban.

"Lalu pada pukul 06.30 WIB, saksi mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terduduk dan langsung melaporkannya ke Polsek Paninggaran." jelas Kapolsek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna menindaklanjuti kejadian penemuan mayat ini, tim Inafis Polres Pekalongan bersama anggota Polsek mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap fisik, korban diduga meninggal karena sakit.

“Sementara itu, keluarga korban sudah menerima peristiwa tersebut, karena korban memiliki riwayat asma selama puluhan tahun,” pungkas Kapolsek. (buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT