News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jumat Curhat dan Jumat Keliling hingga Baksos Warga Bersama Polres Purworejo

Program Jumat Curhat. Program ini berlaku di mabes polri, Polres hingga jajaran Polsek. Program ini adalah ingin pastikan kehadiran polri benar dirasakan warga
Sabtu, 27 Januari 2024 - 20:26 WIB
Polres Purworejo
Sumber :
  • Ist

Purworejo, tvOnenews.com - Program Jumat Curhat. Program ini berlaku di mabes polri, Polres hingga jajaran Polsek. Program ini adalah ingin pastikan kehadiran polri benar dirasakan warga. 

Polri membuka program Jumat curhat dan Jumat keliling untuk masyarakat ini terkait masalah hukum dan sosial yang bisa langsung disampaikan. Ada usulan ataupun unek-unek silahkan disampaikan dan mengajak sholat jumat berjamaah dengan khotbah di isi oleh kapolres Purworejo langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Purworejo sendiri Acara ini dipimpin langsung oleh AKBP EKO Sunaryo beserta jajaran PJU Polres Purworejo. Usulan dan unek-unek tersebut akan catat dan diskusikan langsung, dan hasil nya seperti apa akan di flowup ke Polda hingga Mabes.

Candra salah satu warga Desa Golok menjelaskan bahwa Banyak persoalan sosial masyarakat dan budaya. Ingin agar terus dilanjutkan secara rutin. Sehingga aspirasi masyarakat bisa disampaikan. 

"Soal Masalah keamanan dan kejahatan rentan terjadi di masyarakat, mau melawan tidak berani. Dahulu pernah melihat peristiwa pencurian sepeda. Lapor polisi tapi malah diancam sama pelaku," ucap Candra.

Di desa Golok sendiri sampai hari ini masih kesulitan air untuk penanaman padi. Desa Golok ini termasuk desa paling pojok. 

"Saluran dari desa tetangga Candisari dipersempit dari 1 meter jadi 20 cm. Akan tetapi Saluran irigasi memang saat ini sedang diperbaiki untuk meyambut kehadiran bendungan kedung putri," tambahnya.

Di sini warga mayoritas petani dan sangat butuh air. Kondisi saat walapun sudah memasuki musi.hujan khusus desa ini terancam tidak bisa panen. Ingin agar disampaikan ke pihak terkait.  

"Minta saran, warga harus seperti apa. Agat tidak bertindak melawan hukum,"jelas candra kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres purworejo AKBP Eko Sunaryo menjelaskan bahwa banyak informasi dan masukan kami tampung. Dengan Persoalan air juga terjadi di beberapa desa yang lain.

"Beberapa kali juga diskusi bersama kepala PU dan BBWSSO. Nanti akan mencoba sampaikan, setidaknya akan ada solusi sehingga warga tidak dirugikan. Petani itu kalo tidak ada air tidak bisa kerja,"ucap Eko Sunaryi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT