News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Imbau Masyarakat Antisipasi Peningktan Suhu Udara

Peningkatan suhu udara masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hal tersebut merupakan dampak gerak semu matahari sehingga suhu udara terus naik.
Selasa, 3 Oktober 2023 - 14:53 WIB
Arsip Foto - Warga berpayung saat cuaca panas terik meliputi Jakarta pada Senin (24/4/2023). (ANTARA)
Sumber :
  • ANTARA

Cilacap, tvOnenews.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi peningkatan suhu udara.

Peningkatan suhu udara masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari depan sebagai dampak dari gerak semu matahari.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Sejak beberapa hari lalu, suhu udara di Indonesia terus mengalami peningkatan," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (3/10/2023).

 

Bahkan di Jawa Tengah, kata dia, suhu udara maksimum pada hari Sabtu (30/9/2023) di beberapa lokasi seperti Stasiun Klimatologi Semarang tercatat mencapai 38 derajat Celcius dan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mencapai 36,7 derajat Celcius.  

 

Akan tetapi di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, lanjut dia, suhu udara maksimum dalam beberapa hari terakhir hingga Selasa (3/10/2023) masih berada di kisaran 30 derajat Celcius.

 

"Meskipun demikian, suhu udara di Cilacap diprediksi akan terus meningkat," ungkapnya.

 

Menurut dia, peningkatan suhu udara yang relatif tinggi itu berkaitan dengan gerak semu matahari.

 

Gerak semu tersebut membuat posisi matahari saat sekarang berada di belahan bumi selatan.

 

Selain itu, kata dia, suhu yang relatif tinggi juga disebabkan oleh kurangnya tutupan awan di Pulau Jawa, sehingga matahari langsung menyinari bumi tanpa terhalang.

 

Lebih lanjut, Teguh mengatakan secara klimatologi berdasarkan data sejak tahun 1991 hingga 2020, suhu udara maksimum di wilayah Cilacap dan sekitarnya pada bulan Oktober pernah mencapai 34 derajat Celcius dan terjadi pada tahun 2016.

 

Sementara suhu udara paling maksimum di Cilacap, lanjut dia, pernah terjadi pada bulan Maret 2012 mencapai 35,3 derajat Celcius.

 

"Dengan demikian, potensi peningkatan suhu maksimum pada bulan Oktober perlu diwaspadai," tegasnya.

 

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi terjadinya peningkatan suhu udara yang berdampak terhadap cuaca panas dan menyengat.

 

Antisipasi tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan payung atau baju yang bisa menutupi tubuh agar terhindar dari sengatan matahari secara langsung.

 

"Juga banyak minum air putih dan bila memungkinkan kurangi aktivitas di luar ruangan," jelasnya.

 

Terkait dengan pantauan perkembangan hari tanpa hujan berturut-turut di Cilacap per 30 September 2023, dia mengatakan beberapa wilayah Cilacap bagian tengah dan barat mengalami kekeringan ekstrem karena lebih dari 60 hari tidak hujan.

 

Wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem di antaranya Kecamatan Majenang, Wanareja, Cimanggu, Cipari, dan Karangpucung.

 

Sedangkan wilayah lainnya masuk kategori menengah hingga sangat panjang atau 11-60 hari tidak hujan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Beberapa hari lalu hujan sempat turun di beberapa wilayah Cilacap dan sekitarnya, namun intensitasnya ringan. Update prakiraan hujan untuk bulan Oktober masih dalam kategori rendah atau 0-50 milimeter," kata Teguh.  (Ant/Dan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT